Tapal Batas Tak Kelar Akhir Tahun, Bupati Ancam Camat

BATU PUTIH – Masih banyaknya persoalan tapal batas kampung yang belum terselesaikan hingga saat ini, menjadi perhatian serius Bupati Berau, Muharram. Bahkan, dalam rangkaian halal bi halal yang dilakukan bersama Wakilnya, Agus Tantomo ke sejumlah Kecamatan, dirinya sempat menyinggung terkait tapal batas itu. Padahal dikatakan Bupati, permasalahan tersebut merupakan persoalan yang sudah lama terjadi, bahkan saat dia masih duduk di kursi DPRD Berau.

Berlarut-larutnya persoalan tapal batas tersebut tentu saja membuat dirinya harus sedikit lebih tegas, agar pemimpin wilayah dalam hal ini Camat untuk segera menyelesaikan soal tapal batas, setidaknya sampai akhir tahun 2016 ini. Karena menurutnya dengan selesainya tapal batas akan mempermudah pemerintah kampung dan Kecamatan dalam melakukan pemetaan wilayah, termasuk dalam pembuatan profil kampung.

Sejauh ini, hampir semua Kecamatan yang berada di Berau, banyak kampung yang belum jelas tapal batasnya. Hal ini tentu saja akan menyulitkan Pemkab, terutama ketika hendak mencari data, seperti luas wilayah kampung, luas wilayah perkebunan, dan luas wilayah pertanian.

“Sebelum jadi Bupati sampai jadi Bupati, tapal batas ini belum selesai sampai sekarang, ini lama sekali. Makanya kita ingin akhir tahun semua sudah selesai. Ketika ada investor yang akan masuk ke Berau, Pemkab sudah tidak lagi kesulitan untuk mencari data ke sana sini karena telah ada di profil kampung kalau tapal batas sudah kelar,” ujarnya di tengah halal bi halal di Kecamatan Batu Putih, Selasa (26/7/2016).

Disamping itu, penyelesaian tapal batas tersebut juga akan dijadikannya sebagai acuan untuk menilai kinerja aparat Kecamatan dalam hal ini Camat. Dirinya juga menyarankan agar aparat kecamatan melakukan koordinasi dengan instansi terkait ketika di lapangan menemui kendala dalam menetapkan tapal batas.

“Apakah Camat layak dipertahankan akan dilihat ketika dirinya dapat menyelesaikan batas kampung dengan baik. Apabila Camat tidak bisa menyelesaikannya, saya anggap Camat itu tidak serius. Karena anggaran tahun 2017 ini saya yang mengelola, maka tahun ini masalah tapal batas kampung harus selesai,” pungkasnya.(hir)