Silaturahmi Pertama Bupati Bersama Masyarakat Maratua

MARATUA – Bupati, Wakil Bupati, Sekkab, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggelar halal bi halal Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah di  kecamatan. Kegiatan itu dilakukan sebagai pengganti safari ramadhan yang kemarin sengaja tak dilakukan. Halal bi halal yang pertama kali digelar bersama masyarakat Kecamatan Maratua tersebut digelar di pendopo Kecamatan, Senin (18/7/2016) malam.

Di kesempatan itu, Bupati Muharram menyampaikan jika tujuan utama acara ini untuk mempererat silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat Maratua. Apalagi, diakui Bupati, jika kedatangannya ke Maratua merupakan yang pertama kalinya sejak dirinya dilantik sebagai Bupati 4 bulan lalu, berbeda dengan Wakil Bupati, Agus Tantomo yang telah lima kali melalukan kunjungan kerja ke Maratua. Meski tak selalu bersama turun lapangan, dikatakan Bupati, bukan berarti dirinya dan Wakil Bupati memiliki pendapat yang berbeda.

“Tapi bukan berati saya dengan Wabup tidak mempunyai pemikiran yang sama. Kami mempunyai konsep untuk mengembangkan potensi wisata Berau untuk menjadi jendela wisata dunia yang akan datang. Saya juga meminta maaf jika semasa kampanye dulu ada yang tidak suka dengan saya, sebab dalam berdemokrasi hal tersebut biasa terjadi. Disini saya tidak berpikir mana pendukung semasa kampanye dan mana yang tidak, tetapi saya lebih berpikir bagaimana membina masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah kita,” tuturnya.

Bupati juga menyampaikan pesan untuk para Pegawai Negeri Sipil (PN) agar tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu akan di mutasi. Bupati menilai, bagi PNS yang memiliki kinerja yang baik, maka akan muncul dipermukaan, begitu pun sebaliknya.

“Saya minta para PNS tidak usah khawatir akan dipindah sana sini, tetapi yang saya lihat nanti mana PNS yang emas dan brilian (pandai/cemerlang/hebat-red) pasti akan muncul dipermukaan. Sebaliknya PNS yang tidak emas dan brilian, maka mereka itu butuh proses lagi untuk merubah diri agar bekerja lebih giat lagi. Untuk itu saya tekankan, bekerja itu tidak perlu takut dengan pemimpin, tapi jalanilah tugas sepenuh  hati dengan profesional dalam fasiltasi masyarakat supaya mereka senang dan memahami kehadiran dan fungsi kita untuk membangun masa depan mereka,” pungkasnya.(ea)