Pemkab Akan Batasi Kendaraan Di Maratua

MARATUA – Pemkab Berau memang akan memenuhi infrastruktur jalan yang layak di Pulau Maratua. Tetapi seiring dengan komitmen tersebut, Pemkab juga akan menyiapkan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor di pulau terluar itu.

Bupati Muharram akan menerapkan peraturan untuk membatasi pembelian dan penggunaan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kebijakan itu merupakan langkah untuk mewujudkan Pulau Maratua sebagai daerah wisata terbebas dari polusi. Bahkan, Bupati mengusulkan kedepannya agar masyarakat menggunakan sepeda sebagai transportasi utama mereka dalam beraktivitas sehari-hari.

“Saya punya pemikiran kedepan karena Pulau Maratua ini sebagai target wisata, maka nantinya disini akan punya aturan untuk membatasi pembelian maupun penggunaan kendaraan roda dua dan roda empat karena semakin banyaknya kendaraan, maka akan membuat udara tercemar menjadi polusi,” ungkap Bupati disela-sela peninjuaan pembangunan jalan di Pulau Maratua, Senin (18/7/2016) kemarin.

Sehingga warga yang mampu tidak serta merta membeli kendaraan sesuai keinginannya. Sebab sebagai target wisata, Maratua diharapkan bisa mewujudkan upaya pengurangan polusi dengan mengandalkan transportasi ramah lingkungan seperti  sepeda roda dua. Selain itu, warga juga bisa mendapat peluang usaha dari kebijakan ini yakni membuka usaha penyewaaan  sepeda kepada wisatawan.

“Dan itu kan bisa menghasilakn rupiah dan saya yakin warga disini akan berlomba-lomba untuk menciptakan usaha tersebut, sebab daerah wisata itu haruslah terbebas dari segala polusi,” ujar Bupati.

Selain terbebas dari polusi kendaraan, lanjut Bupati, warga Maratua maupun pemilik usaha juga nantinya diharapkan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan tidak menggunakan mesin Diesel.

“Saya juga telah mengusulkan jika kedepanya warga yang bermukim disini masing-masing menggunakan PLTS, bukan mesin diesel kerana itu tidak ideal lantaran bisa membuat udara tercemar,” jelas Bupati.

Bagi yang ingin melakukan usaha penginapan maupun resort baik itu warga setempat maupun pengusaha asing agar mengikuti prosedur yang berlaku dengan terlebih dulu mengurus izinya sebelum melakukan pembangunan, sebab Pemkab akan menata dan mendesain Pulau Maratua secara menyeluruh.

“Maratua akan kami desain secara menyeluruh, nantinya di masing-masing lokasi akan ada zona-zona yang bebas dari permukiman dan ada zona untuk pantai dan sebagianya, kemudian tenaga listriknya kalau bisa diupayakan bersumber dari PLTS,” pungkas Bupati.(ea)