Molor 1 Hari, IPB Sebut Pekan Depan Ada Pemadaman Lagi

TANJUNG REDEB – Padamaman listrik bergilir yang terjadi hingga 3 hari berturut-turut membuat sejumlah masyarakat kesal. Pasalnya, surat edaran tentang jadwal pemadaman bergilir yang dikeluarkan PT PLN Area Berau hanya berlaku 2 hari. Jika merujuk pada jadwal pemadaman, hanya terjadi pada Sabtu dan Minggu, namun faktanya hingga Senin ini masih ada pemadaman. 

“Dijadwal seharusnya pemadaman itu terjadi cuma 2 hari, tapi kenapa sekarang bertambah jadi 3 hari. Setelah itu PLN juga tidak ada konfirmasi apapun ke masyarakat kenapa pemadaman ini masih berlanjut sampai 3 hari,” tanya Fery Hayadi dengan nada kesal saat berbincang bersama beraunews.com, Senin (18/7/2016).

Dikonfirmasi terpisah, Najamuddin selaku Direktur Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB) pengelola PLTU Lati, mengakui jika proses pemeliharaan yang dilakukan pihaknya harus molor 1 hari dari jadwal yang telah ditentukan. Hal tersebut terjadi akibat proses pemeliharaan yang dilakukan terhadap mesin pembangkit cukup sulit, menyusul telah satu bulan tak dilakukan perawatan sejak awal Ramadhan kemarin.

“Pemeliharaan di PLTU baru dilakukan mulai Sabtu kemarin, pemeliharaan yang seharunsya dilakukan pertengahan puasa harus dimajukan di bulan Mei. Kemarin estimasi kita bisa dikerjakan selama 2 hari, tenyata ada kendala sehingga pemeliharaan harus dikerjakan 3 hari. Itu karena pemeliharaan baru dilakukan lagi kemarin setelah sebulan tidak ada pemeliharaan, jadi harus teliti. Tapi tadi jam 2 siang pemeliharaanya sudah selesai, sehingga jam 5 sore sudah kita nyalakan kembali,” jelasnya.

Namun meski telah dilakukan pemeliharaan selama 3 hari, Najamuddin mengaku jika pekan depan kemungkinan akan terjadi pemeliharaan kembali menyusul masih terdapat dua mesin pembangkit yang belum dilakukan pemeliharaan.

“Jika ini tidak dilakukan pemeliharaan bisa rusak parah mesinnya, malah kita tidak bisa menikmati listrik sampai sebulan, jadi kemungkinan akan dilakukan pemadaman lagi pekan depan. Masyarakat harap dapat memakluminya,” tutupnya.(msz)