Mudahnya Buat E-KTP, Tak Punya Surat Pindah Juga Dilayani, Asal?

 

TANJUNG REDEB – Mengurus E-KTP sebenarnya tak perlu repot-repot lagi membawa surat pengantar RT hingga kecamatan. Hanya dengan fotokopi Kartu Keluarga (KK) masyarakat sudah bisa mendapatkan E-KTP. Hal itu, seiring surat dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo nomor 471/1768/SJ tentang Percepatan Penerbitan E-KTP dan Akta Kelahiran sejak Mei 2016 lalu, kepada Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia.

"Seiring dengan semakin tertatanya database kependudukan di seluruh Indonesia, maka dalam pelayanan perekaman, penerbitan, dan penggantian E-KTP yang rusak dan tidak mengubah elemen data kependudukan, perlu penyederhanaan prosedur, yaitu cukup dengan menunjukkan fotokopi KK tanpa surat pengantar dari RT, RW dan kelurahan atau kecamatan," kata Tjahjo, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman kemendagri.go.id baru-baru ini.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, Anwar melalui Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Masgul membenarkan hal tersebut. Bahkan dikatakan Masgul, dalam suratnya Mendagri juga meminta para Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia agar memberikan pelayanan rekam cetak di luar domisili sebagaimana amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8/2016 maupun Undang-Undang Nomor 24/2013.

"Pemerintah Daerah kini sudah dilarang memberikan syarat tambahan dalam pelayanan perekaman E-KTP, misalnya dengan lunas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan lain-lain. Bahkan, bagi masyarakat yang belum punya KTP, yang sudah punya KTP di luar daerah, yang perekaman di luar daerah, kita arahkan dan kita bantu agar supaya gampang sekali mengurus E-KTP. Jadi, sudah tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak mengurus E-KTP," bebernya kepada beraunews.com, Senin (05/03/2018).

Jika demikian, bagaimana dengan masyarakat yang sudah terlanjur berdomisili di Berau, namun tak mempunyai surat pindah dari daerah asal, apakah tetap bisa dilayani pengurusan E-KTP-nya? Ditanya demikian, Masgul mengatakan, pada prinsipnya yang bersangkutan tetap bisa dibantu. Namun demikian, harus diketahui terlebih dahulu penyebab yang bersangkutan tak memiliki surat pindah. Jika lantaran factor pembiayaan dan tak memiliki keluarga lagi di daerah asal, maka tetap akan dibantu kepengurusan E-KTP-nya.

“Tapi dengan catatan, yang bersangkutan harus jujur dan harus mengisi blanko SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak). Atas dasar ini, nanti kita berikan surat pengantar dan kirimkan ke Disdukcapil di daerah asalnya untuk dibuatkan surat keterangan pindah sekaligus penghapusan data yang bersangkutan di daerah asalnya. Kalau hal ini telah kelar, baru bisa kita layani perekaman E-KTP dan pencetakannya di sini (Berau-red),” pungkasnya.(bnc)