Tingkatkan Pengawasan, Kecamatan Perlu Tenaga Teknik Sipil

TALISAYAN – Tenaga teknik sipil dinilai perlu untuk membantu pengawasan guna mendampingi pembangunan di kampung maupun kecamatan, terutama dari segi kualitas pembangunan. Hal itu disampaikan PLT Camat Talisayan, Husdiono saat ditemui beraunews.com di ruang kerjanya, Selasa (12/7/2016).

Dikatakannya, sejauh ini banyaknya program pembangunan yang sudah selesai dibangun hanya dilihat dari tampilan luarnya saja. Sementara mengenai kualitas bangunan tersebut tidak ada yang tahu selain para pekerja. Apalagi, sejauh ini tak sedikit keluhan dari berbagai wilayah terkait kurang berkualitasnya proyek yang dibangun oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

"Selama ini dalam pengawasan kita hanya melihat dari bentuk bangunannya. Kita tidak tahu, apakah komponen campurannya sudah betul atau tidak," terangnya.

Dengan belum adanya tenaga ahli, menurutnya kondisi tersebut bisa saja dimanfaatkan oleh oknum yang ingin meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Mengingat minimnya SDM terkait ilmu teknik sipil.

Dalam diskusi yang diikutinya beberapa waktu lalu di Jakarta, dirinya juga pernah mengemukakan terkait belum adanya tenaga teknik sipil baik di kampung maupun kecamatan guna mengoptimalkan pengawasan pembangunan. Bahkan, sebelum meninggal, Camat Kelay pada waktu itu juga sempat mengemukakan hal yang sama.

"Kalau ada orang teknik sipil dia tahu, bangunan ini campuran semennya sekian, pasir dan airnya sekian. Jadi kualitas baik dan buruk pembangunan itu kita bisa tahu. Kita juga tidak mudah dikelabui," jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya tenaga teknik sipil di kecamatan dapat memberikan pengawasan terkait pembangunan fisik sekaligus mengantisipasi pembangunan proyek yang dinilai abal-abal.(hir)