Berau Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi 2018, Pemkab Gelar Rapat Persiapan

 

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Saat ini berbagai persiapan pun mulai dilakukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltim ini direncanakan berlangsung pada awal Mei 2018 mendatang atau sebelum memasuki bulan Ramadhan. Saat ini, Pemerintah Daerah telah bersiap untuk menjalankan kegiatan ini, panitia pelaksanaan pun telah dibentuk tinggal pembagian tugas serta pelaksanaanya saja.

Guna memantapkan pelaksanaan tersebut, digelar rapat koordinasi seluruh pantia. Bertempat di Ruang Rapat Sangalaki Kantor Bupati, rapat dipimpin langsung oleh Bupati Muharram yang didampingi Wakil Bupati Agus Tantomo dan Sekretaris Daerah Jonie Marhansyah.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai tugas yang akan dilakukan masing-masing panitia kegiatan, serta kesiapan Berau sebagai tuan rumah kegiatan ini, sehingga pelaksanaan nantinya bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan.

Disampaikan Bupati Muharram, sebagai tuan rumah, Berau harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Ia menginginkan, agar seluruh panitia mempersiapkan diri serta mengetahui tugas yang harus dijalankan.

“Target yang harus kita jalankan saat ini adalah paling siap dan menyenangkan. Sebagai tuan rumah kita harus menunjukan ke kabupaten/kota lain bahwa kita bisa sukses menjalankan kegiatan ini,” katanya.

Dalam mencapai target tersebut, tentu harus didukung dengan pendanaan yang memadai, Sumber Daya Manusia (SDM) yang sinergi serta optimal dan waktu persiapan matang. Untuk pendanaan sendiri, Berau telah menganggarkan Rp12 miliar serta dapat bantuan Rp4 miliar dari provinsi. Sementara dari sisi SDM, Bupati Muharram mengatakan, kesiapan dari khafilah harus mulai dilakukan saat ini, sehingga pencapaian pada saat pelaksanaan bisa maksimal.

“Kita harap bisa menjadi juara umum kembali seperti yang sebelumnya, dimana tiga tahun berturut-turut kita mendapat juara umum,” katanya.

Berbagai persoalan yang diperkirakan bakal menjadi kendala nantinya harus mulai dipikirkan saat ini. Belajar dari pengalaman dari beberapa daerah lain yang telah melaksanakan, ada beberapa kendala yang harus ditangani, seperti akomodasi, konsumsi dan transportasi.

“Jadi tugas dari masing-masing seksi harus dimantapkan sekarang. Begitu juga dengan hal-hal kecil jangan sampai kita lupakan,” jelasnya.

 

Ditambahkan Wakil Bupati Agus Tantomo, selain sukses dalam penyelengaraan nantinya, pelaksanaan MTQ ini juga harus memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat sekitar, sehingga ada peningkatan ekonomi pada saat pelaksanaan ini.

“Karena kegiatan ini menyangkut keramaian massa yang banyak, tentu harus memberikan nilai tambah juga bagi masyarakat kita di sini,” harapnya.

Sementara Sekretaris Daerah Jonie Marhansyah mengatakan, panitia harus mulai gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak saat ini. Sehingga pelaksanaan ini memiliki gema hingga ke seluruh kecamatan dan kampung.

“Jadi seluruh masyarakat bisa mengetahui bahwa pelaksanaan MTQ tingkat provinsi ini akan dilaksanakan. Selain memberikan kemeriahan juga menjadi dorongan semangat,” pungkasnya.(hms5/bnc)