Mumpung Gratis, Yuk Buat Dokumen Kependudukan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diskudcapil) Berau, Fredy Suryadi menegaskan jika kepengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan seperti, Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, akte perkawinan dan perceraian, akte kelahiran dan surat keterangan lainnya tidak dipungut biaya alias gratis.

Pembebasan biaya kepengurusan dokumen tersebut telah dilakukan pihaknya dalam dua tahun terakhir ini. Pasalnya, hal itu sudah amanah Undang-Undang Nomor 24/2013 hasil revisi atas Undang-Undang Nomor 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam Undang-Undang tersebut dinyatakan, semua pelayanan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya.

“Perlu saya informasikan bahwa mengurus segala dokumen atau surat keterangan lainnya itu gratis dan tak ada pungutan biaya. Itu sudah kami lakukan sejak 2 tahun terakhir ini,” jelasnya saat ditemui beraunews.com di ruang kerjanya.

Ditambahkanya, pelayanan maksimal kepada masyarakat seharusnya dilakukan karena kantor pelayanan publik seperti Diskudcapil menyentuh langsung kepada masyarakat untuk melayani segala administrasi kependudukan. Apabila ada pungutan liar yang merugikan masyarakat, maka akan diberikan tindakan sanksi tegas dan teguran.

“Instansi kami ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi perlu pelayanan yang maksimal. Jika ada yang melakukan pungli dalam hal kepengurusan dokumen ini, silahkan dilaporkan dan saya yakinkan dalam instansi kami khususnya tidak akan ada melakukan hal ini. Intinya silahkan dilaporkan jika memang ada yang melakukan pungli dan sebagainya,” tegasnya.

Dengan memberikan pelayanan maksimal serta sejumlah kemudahan dalam hal kepengurusan dokumen kependudukan ini, diharapkan agar kesadaran masyarakat timbul untuk selalu tertib dalam mengurus segala kelengkapan administrasi kependudukannya.

Masyarakat juga perlu mengetahui jika suatu saat pelayanan oleh pihak Diskudcapil mengalami hambatan, itu disebabkan gangguan internet dan listrik.

“Mengurus dokumen kependudukan ini tidak susah dan dapat dilakukan dengan mudah. Namun, jika ada pelayanan kami yang kurang memuaskan masyarakat, itu karena beberapa faktor, salah satunya bisa karena internet atau listrik,” pungkasnya. (ea)