Terkena Alat Berat, Pipa PDAM Tirta Segah Putus

TANJUNG REDEB – Akibat terkena alat berat jenis excavator yang sedang mengerjakan proyek peningkatan jalan Gunung Panjang, pipa jenis HDPE (High-Density Polyethylene) berukuran 4 ichi milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah putus. Kondisi ini pun sempat membuat pelayanan air bersih dari Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Raja Alam dan Singkuang ke seluruh pelanggan yang berada di Kecamatan Tanjung Redeb sempat terganggu.

Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi bersama Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pendistribusian, Padaloan Manurung pun langsung turun ke lokasi kebocoran itu untuk segera melakukan perbaikan, Senin (11/7/2016).

Adief mengungkapkan, pihaknya telah melakukan perbaikan terhadap pipa yang putus itu menggunakan pipa baru sepanjang sembilan meter yang disambungkan dengan tiga joint metric HDPE (Alat penyambung pipa-red). Pengerjaan perbaikan ini berlangsung sejak pukul 14.00 Wita hingga 18.00 Wita sore tadi.

“Tinggal ditunggu sebentar lagi, mungkin seluruh pendistribusian air bersih ke seluruh pelanggan sudah bisa normal kembali. Hanya dari siang tadi hingga sore ini, ada kekosongan pipa dan air tidak mengalir ke pelanggan. Kami perkirakan jam 8 dan paling lambat jam 10, sudah bisa normal lagi untuk pelanggan yang tadinya dipasok dari IPA Singkuang dan Raja Alam,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com dilokasi.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pendistribusian, Padaloan Manurung membenarkan jika pipa yang putus itu akibat terkena alat berat yang sedang mengerjakan proyek peningkatan jalan. Pihaknya pun baru mendapatkan informasi terkait hal itu pada pukul 13.00 Wita.

“Kena (excavator) diperbaikan jalan ini, yang menggali untuk saluran air. Ini terjadi sejak pagi tadi dan kami baru mendapat informasi pada jam 1 siang tadi. Pipa ini untuk sekitar 1.200 pelanggan yang ada di sekitar kawasan Kelurahan Gunung Panjang,” ujarnya.

Pipa yang putus, dijelaskan Padaloan merupakan pipa ukuran 4 inci yang digunakan untuk sambungan ke pipa SR (Sambungan Rumah). Untuk melakukan perbaikan, pihaknya pun terpaksa menghentikan sementara seluruh pendistribusian air bersih ke pelanggan yang ada di Kecamatan Tanjung Redeb.

“Pipa yang putus ini adalah pipa 4 inci, pipa untuk sambungan ke pipa SR. Saya matikan seluruh saluran ke pelanggan yang ada di Tanjung Redeb, tapi sekarang sudah mulai normal kembali,” jelasnya.

Terakhir, Padaloan pun kembali menjamin jika pendistribusian air bersih sudah dapat normal kembali pada pukul 20.00 Wita, malam nanti.(sai)