Dana RT, Ini Penjelasan Bupati

 

TANJUNG REDEB – Seperti janji Bupati dan Wakil Bupati Berau terkait dana untuk setiap RT, saat ini sudah mulai banyak yang merasakan realisasinya. Namun, anggaran puluhan juta yang dijanjikan tersebut bukan dikelola langsung oleh Ketua RT, melainkan Kelurahan maupun Kepala Kampung.

Bupati Berau, Muharram mengatakan jika dana RT tersebut tetap dikelola oleh kepala kampung. RT hanya sebatas mengusulkan apa saja yang akan dilakukan dengan dana yang ada. Selanjutnya, pihak kelurahan atau kampung yang akan merealisasikan.
 
“Jadi dana RT itu bukan RT yang kita kasih uang, tapi ada dana yang bisa digunakan oleh RT melalui kepala kampung, silakan mengusulkan untuk pembangunan di lingkungannya,” ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (28/08/2017).
 
Dikatakannya, terkait mekanisme lebih kepada ke pemerintahan kampung sendiri, apakah mereka yang akan membantu membelanjakan kebutuhan RT atau seperti apa, yang jelas penggunaan dana tersebut bisa dipertanggungjawabkan.
 
“Kalau mekanismenya itu lebih ke pemerintahan kampung lagi,” lanjutnya.
 
Diketahui sejauh ini sudah ada beberapa RT yang menggunakan dana RT untuk pembangunan maupun perawatan infrastruktur. Seperti halnya di beberapa RT yang ada di Kelurahan Tanjung Redeb, yang banyak menggunakan dana untuk perawatan badan jalan dan lainnya.
 
Sementara itu, Lurah Tanjung Redeb, Hajufri mengatakan, saat ini ada sekitar 15 RT dari 37 RT yang sudah mengusulkan terkait apa saja yang akan dilakukan menggunakan dana RT tersebut. Pihaknya sengaja membagi dalam dua tahapan, yakni 15 RT per tahapan, agar mudah terkontrol.
 
“Jadi sistem kami, mereka mengusulkan nanti kita kerjasama dengan salah satu toko untuk mensuplai material jika mereka memerlukannya, dan nanti kami yang bantu bikin SPj (Surat Pertanggungjawaban-red) dan berkas-berkas lain agar RT lebih mudah,” ucapnya.
 
Untuk tahap 1 atau 15 RT pertama ini, diharapkan bisa menyelesaikan sampai akhir bulan Agustus 2017, sehingga untuk tahap dua atau RT yang lain bisa segera merealisasikan dana RT sesuai kebutuhan atau peruntukkan mereka.
 
“Dana yang ada sekitar Rp50 Juta dan itu sudah jelas pembagiannya untuk pembangunan, ATK dan lainnya. Kita harap yang tahap satu ini bisa segera selesai,” pungkasnya.(*/bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia