Antisipasi Proyek Siluman, Setiap Program Harus Diketahui Kecamatan

TALISAYAN – Plt Camat Talisayan, Husdiono berharap bantuan atau program pembangunan yang berupa fisik dari pemerintah baik pusat maupun kabupaten dapat memberikan tembusan kepada pihaknya. Hal itu untuk mengantisipasi adanya proyek siluman, yang kerap muncul tiba-tiba. Baik itu proyek yang turun di pertengahan tahun atau di akhir tahun.

"Waktu Musrenbang kemarin, saya juga sampaikan, jika ada bantuan dari stakeholder manapun yang turun di Talisayan paling tidak mampirlah di kecamatan," ujarnya pada beraunews.com.

Menurutnya, sangat beralasan jika pihaknya meminta surat tembusan. Pasalnya, selain dapat melakukan kontrol terhadap pembangunan, juga tata letak dimana bangunan itu juga harus jelas.

"Jangan sampai sudah bermasalah, kita lagi yang kena. Padahal pihak kecamatan tidak diberitahu, dan tidak tahu menahu," jelasnya.

Ia mencotohkan, ketika dirinya bertugas menjadi Plt Camat di Talisayan pada Agustus lalu, ia melihat sejumlah bangunan yang saat ini sudah berdiri dinilainya tidak teratur. Seperti  bangunan yang dibangun menggunakan ADK Kampung Talisayan berada di depan rumah Dinas Camat yang berada di sekitar pantai, yang cenderung menutupi pandangan. Tidak itu saja, dirinya juga sempat menyuruh warga untuk membongkar tong sampah yang juga dibangun disamping rumah Dinas Camat.

"Itu kan sudah tidak cocok. Kampung Talisayan ini kan ibukota kecamatan. Kalau mau membangun setidaknya duduk satu meja dulu, bangunan ini cocoknya ditempatkan dimana, ini dimana. Jadi pembangunan itu tertata baik," terangnya.

Sejauh ini, selama dirinya menjabat sebagai Plt Camat di Talisayan, diakuinya hampir seluruh program pembangunan dari pemerintah sebelum membangun pamit terlebih dahulu ke kecamatan.

"Hanya rehab dermaga yang kabarnya akan dilakukan belum ada tembusannya ke kecamatan. Kita harap seluruh program yang masuk dari stakeholder manapun, itu kecamatan disurati, agar pengawasannya dapat lebih maksimal," tutupnya.(hir)