Kepadatan Penduduk Rendah, Kinerja Dukcapil Berau Sangat Baik

 

TANJUNG REDEB – Tingkat kepadatan penduduk merupakan salah satu indikator kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2016 tentang Perangkat Daerah. Semakin tinggi tingkat kepadatan, maka semakin kurang baik kinerja Disdukcapil. Demikian pula sebaliknya, semakin tidak padat, maka semakin baik kinerjanya.

Lalu, berapakah tingkat kepadatan penduduk di Kabupaten Berau? Ditanya seperti itu, Kepala Disdukcapil Berau, Fredy Suryadie melalui Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Masgul mengatakan, dengan jumlah penduduk yang telah masuk agrerat data pada Semester I Tahun 2017 sebanyak 219.263 jiwa, dan luas wilayah Kabupaten Berau sebesar 34.127,17 kilometer persegi, maka tingkat kepadatan penduduk di Kabupetan Berau sebesar 6,42 jiwa per kilometer persegi.
 
“Dengan total keseluruhan penduduk yang demikian itu, Berau masuk kategori yang penduduknya belum padat, karena masih banyak ditemukan tanah yang kosong,” jelasnya kepada beraunews.com, Senin (21/08/2017).
 
Namun, ditegaskan Masgul, data tersebut merupakan data Semester I 2017 yang telah masuk entri data Pemerintah Pusat dan telah dilakukan pembersihan data per tanggal 29 Mei 2017.
 
“Sebelumnya total penduduk sekitar 235.263 jiwa. Setelah dilakukan pembersihan data menjadi 219.263 jiwa. Penyebabnya antara lain karena adanya perpindahan wilayah kependudukan. Sedangkan, data Semester II akan melalui proses pembersihan lagi pada bulan Desember mendatang,” ujarnya.
 
Sesuai dengan data yang telah dirangkum beraunews.com, tingkat kepadatan penduduk tertinggi berada di Kecamatan Tanjung Redeb, yakni 2.800,55 jiwa per kilometer persegi, sedangkan kepadatan penduduk terendah adalah Kecamatan Maratua, yakni 0,85 jiwa per kilometer persegi.(lihat grafis).   

 

Berdasarkan hal tersebut, maka jika dilihat dari indikator kinerja menurut PP Nomor 18/2016, dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 6,42 jiwa per kilometer persegi, Disdukcapil Berau memperoleh skor 150 atau dikatagori sangat baik khusus untuk indikator tersebut.(*bnc)
 
Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia