Soal Pertanian, Ini Target Distanak

TANJUNG REDEB – Dalam rangka mencapai produktivitas yang maksimal, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau bersiap menuju plot tanaman pangan berbasis inovasi teknologi.

Kepala Distanak Berau, Suparno Kasim mengatakan, saat ini baru sekitar 19 hektar lahan basah yang digunakan. Sedangkan diketahui ada lebih sekitar 28 ribu hektar diperuntukkan untuk lahan basah. Sementara ini, untuk lahan kering ada sekitar 58 ribu hektar dan yang dimanfaatkan baru lebih 36 persen.
 
"Artinya masih perlu kembangkan tenaga pengelola. Dalam mendorong program upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (Pajale)," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (21/08/2017).
 
Ditambahkannya, Kabupaten Berau sendiri untuk padi sawah ditarget seluas 13 ribu hektar dan jagung ditarget kurang lebih 7 ribu hektar, sementara kedelai sekitar 41,8 ribu hektar.

"Jagung menjadi target tertinggi di Kaltim dan optimis target yang ada bisa tercapai," katanya.
 
Meski masih kecil, Berau juga menargetkan untuk mengembangkan bawang merah dengan luas tanam mencapai 82 hektar. Namun dengan dukungan bantuan benih dari pemerintah pusat, target tanam bawang merah akan terpenuhi.
 
Suparno menambahkan, jika dalam pengembangan padi masih ada kendala klasik, seperti halnya keterbatasan sarana dan prasarana hingga terbatasnya keterampilan para petani.
 
"Produktivitas hasil pertanian saat ini diakuinya masih rendah sehingga perlu terus ditingkatkan," katanya.(bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia