Terminal Rinding Bangun Dari Tidur Panjang

TELUK BAYUR – Terminal regional Tipe B yang berlokasi di Jalan Marsma Iswahyudi, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur akhirnya beroperasi setelah vakum sejak beberapa tahun terakhir.

Terminal yang dibangun dengan anggaran senilai Rp21 Miliar melalui APBD dan APBN itu diketahui diresmikan pada bulan Oktober 2008 lalu dan dilengkapi berbagai fasilitas seperti, toilet, kantin, loket tiket, ruang tunggu penumpang serta mushola. Namun karena faktor sepinya aktivitas transportasi umum legal menyebabkan terminal ini akhirnya mangkrak.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Berau, Abdurahman U, mengatakan sudah beberapa hari ini terminal tersebut sudah dioperasikan kembali dan saat ini tersedia 6 unit bus rute Berau-Samarinda dan Berau-Bontang. Pihaknya akan terus mengupayakan menambah rute dengan menambah armada transportasi bus di terminal.

“Sudah beberapa hari ini terminal mulai beroperasi dan perlu saya informasikan kepada masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi darat rute Samarinda dan Bontang bisa langsung ke terminal saja karena disana ada 6 bus yang stan by (siap sedia) di terminal siap memberikan pelayanan,” ungkapnya kepada beraunews.com saat ditemui dikantornya, Jum’at (1/7/2016).

Bukan hanya 6 unit bus tersebut yang siap melayani transfortasi antar kota, namun Senin (4/7/2016) mendatang, ada penambahan 4 unit bus yang disediakan di terminal.

“Barusan saya melakukan pertemuan dengan Kepala Organda Provinsi Kaltim dari Samarinda untuk membahas penambahan bus tersebut. Sudah kami sepakati akan ada penambahan 4 unit bus lagi. Jadi sementara total keseluruhanya ada 10 bus yang disiagakan di terminal. Untuk penambahan bus itu akan kami serahkan secara resmi Senin mendatang,” terangnya.

Soal mangkraknya terminal ini sebelumnya, Abdurrahman menilai disebabkan beberapa faktor, seperti terbatasnya anggaran pemerintah dan bisa saja dipengaruhi dengan terbatasnya penumpang.

Padahal menurutnya, keberadaan terminal pada suatu daerah yang sudah terbuka sistem transportasinya mutlak diperlukan. Hal tersebut sesuai dengan Kepmen Perhubungan Nomor 31/1995, fungsi terminal penumpang adalah prasarana transportasi jalan untuk menurunkan dan menaikkan penumpang serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum.

“Pengoperasian kembali terminal ini membutuhkan suatu proses dan selama ini telah dilakukan. Sekarang sudah mulai beroperasi dan akan terus diupayakan untuk penambahan armada. Kalau kendala saya kurang tahu, tapi mungkin saja yang dulu-dulu itu penumpangnya terbatas,” pungkasnya.(ea)