Perusahaan Penerima Proper Merah Diwarning Pemkab

 

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli mengatakan, jika Pemkab sudah memanggil lima perusahaan yang mendapat proper merah beberapa waktu lalu. Bahkan, Pemkab sudah memberi warning kepada lima perusahaan tersebut agar ke depannya bisa berbenah.

Penilaian yang dilakukan oleh tim terdiri dari beberapa obyek diantaranya masalah reklamasi, lingkungan penanganan limbah dan bahkan Corporate Sosial Responsibility (CSR) para perusahaan.

"Mereka atau pemilik perusahaan itu mempunyai tanggungjawab untuk memenuhi syarat penilaian yang ada di AMDAL," ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (29/07/2017).

Zulkifli menambahkan, jika perusahaan juga wajib melaporkan terkait progres penanganan lingkungan usai mendapat izin maupun saat perusahaan tidak beroperasi.

"Mereka bisa dapat proper merah berarti ada temuan penilaian bahwa mereka tidak menjalankan kewajibannya, dan mereka sebenarnya wajib melaporkan setiap tiga bulan sekali," tambahnya.

BACA JUGA5 Perusahaan Proper Merah, Wabup Akan Sikapi Serius

Pihak dinas sudah melayangkan surat yang ditandatangani oleh Bupati Berau terkait pemanggilan semua perusahaan yang mendapat proper merah. Mereka dipanggil untuk diberi peringatan agar permasalahan lingkungan atau yang ada di amdal bisa menjadi perhatian mereka.

Terlepas dari penerima proper merah sendiri, Zulkifli meminta agar penerima proper hijau tidak terlena. Pasalnya, dari contoh sebelumnya ada perusahaan yang menyandang proper hijau namun malah dapat merah, bahkan ada juga yang sebaliknya.

“Ke depannya, DLHK akan mengawal perlakuan perusahaan terhadap lingkungan, apakah sesuai dengan Amdal apa tidak. Selain itu juga menekan perusahaan yang tidak mengikuti peraturan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia