H-3 Lebaran, Bupati Pantau Aktivitas di Pasar SAD

 

TANJUNG REDEB – H-3 Hari Raya Idul Fitri, Kamis (22/6), Bupati Berau Muharram, meninjau aktivitas di Pasar Sanggam Adji Dillayas. Didampingi Asisten II Setkab Berau, Mansyah Kelana, dan Kepala UPTD Pengelola Pasar, Najamuddin. Bupati Muharram menyusuri pasar mulai dari blok pasar kering hingga ke blok pasar basah.

Bupati Muharram memantau langsung kegiatan masyarakat di pasar yang pernah meraih pasar terbaik ditingkat nasional tersebut. Muharram berdialog dengan para pedagang untuk mendapat informasi terkait kegiatan menjelang lebaran. Orang nomor satu di Bumi Batiwakkal ini juga menyapa warga yang berkunjung dan bebelanja di pasar SAD. Tidak hanya dari Kabupaten Berau, namun pengunjung juga dari kabupaten sekitar seperti dari Bulungan, Malinau dan Tanah Tidung dari Kalimantan Utara.

Dari area blok pasar kering, Bupati Muharram menyusuri area pasar basah yang menjual berbagai kebutuhan bahan pokok masyarakat. lonjakan permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok mulai terlihat beberapa hari jelang lebaran ini. Namun informasi dari para pedagang yang disampaikan langsung kepada bupati, stok kebutuhan pokok tercukupi, bahkan hingga usai lebaran nanti masih tercukupi. Begitu juga dengan harga kebutuhan pokok juga masih relatif stabil. Seperti harga daging sapi yang biasanya berkisar RP130 ribu. Memasuki H-3 ini juga masih berkisar Rp130 ribu hingga Rp140 ribu.

 

“Dari pantauan tadi harga kebutuhan pokok masih relatif stabil begitu juga dengan stok disampaikan pedagang tadi masih tercukupi,” ungkap Bupati Muharram usai melakukan peninjauan.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan dan laporan yang diterima dari instansi terkait yang juga secara rutin melakukan monitoring, dijelaskan Muharram secara umum di Kabupaten Berau kebutuhan bahan pokok maupun harga masih terkendali dengan baik. Untuk itu ia berharap masyarakat untuk tidak resah kehabisan stok, karena stok masih tersedia dengan baik.

“Seperti tadi daging sapi harganya masih relatif stabil. Begitu juga stok masih tercukupi. Jadi di Berau masih terkendali,” tandasnya.(hms4/bnc)