Bantuan Program Keluarga Harapan Diserahkan

 

TANJUNG REDEB – Bertempat di gedung Pelayanan Terpadu Gerakan Masyarakat Peduli Kabupaten Sejahtera (Pandu Gempita), Rabu (22/06/2017) kemarin, Bupati Berau, Muharram secara simbolis menyerahkan bantuan program keluarga harapan (PKH) kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, turut hadir dalam penyerahan Wakil Bupati Agus Tantomo dan Sekkab Berau Jonie Marhansyah, serta manajemen Bank BRI sebagai bank penyalur bantuan PHK yang merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Kepala Dinas Sosial Berau, Rohaini, menyampaikan penyaluran tahap I ini khusus untuk wilayah Tanjung Redeb. Peserta PKH merupakan keluarga kurang mampu dengan indikator didalam keluarga tersebut terdapat ibu hamil, anak usia sekolah dan sejak tahun 2017 ini juga masuk kategori ada lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas berat. Sementara untuk kategori kesehatan tidak lagi masuk dalam PKH karena sudah masuk dalam program kartu indonesia sehat (KIS).

“Selain program bantuan PKH juga ada program beras sejahtera atau rastra dan juga program lain, termasuk kelompok usaha bersama atau Kube bagi keluarga kurang mampu,” ungkapnya.

Bupati Berau Muharram berharap bantuan pemerintah melalui program keluarga harapan dapat membantu masyarakat kurang mampu. Target pemerintah ditegaskannya ingin mensejahterakan seluruh masyarakat, mereka yang tidak bisa bersekolah harus bisa kembali bersekolah. Mereka yang sakit harus bisa berobat hingga peningkatan perekonomian masyarakat. melalui program keluarga harapan ini diharapkan masyaakat dapat memanfaatkan bantuan sehingga kedepan memiliki harapan hidup yang lebih baik.

 

Bantuan PKH dengan besaran RP1,8 juta hingga Rp2 juta per bulan ini diharapkannya tidak habis hanya untuk dikonsumsi langsung. Namun bantuan ini juga diharapkan dapat dikelola dengan baik sehingga akhirnya memberikan nilai tambah bagi keluarga. Bupati Muharram mencontohkan dari bantuan tersebut sebagian digunakan memenuhi kebutuhan konsumsi dan sebagian dapat dijadikan modal usaha kecil kecilan, sehingga bantuan dapat terus berputar.

“Kita berharap kedepan ibu ibu yang saat ini menerima PKH ini, kedepan tidak lagi menjadi penerima PKH karena kesejahteraannya sudah meningkat,” ungkapnya.

Meningkatkan kesejahteraan disampaikan Muharram juga harus dibangun dari individu masing masing. Dimana yang terpenting harus memiliki perencanaan hidup. Merencanakan kesiapan dalam membangun kehidupan sehingga semua sudah dipersiapkan dengan baik. Mereka yang sukses ditegaskan Muharram adalah orang yang berpikir jangka panjang.

“Jika kita ingin berkembang kita harus terus menggali potensi yang diri kita miliki,” tandasnya.(hms4/bnc)