Dapat Info Jika Ada Oknum Kepala Sekolah Absen Selama 2 Tahun, Ini Langkah Yang Diambil Wabup

 

TANJUNG REDEB – Masalah kedisiplinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadi suatu hal yang tak luput dari perhatian Pemjkab Berau melalui Wakil Bupati, Agus Tantomo. Menurutnya tidak ada tawar menawar soal kedisiplinan, sanksi siap menanti agar bisa menjadi pembelajaran untuk yang lainnya.

Agus Tantomo juga mendapat informasi terkait adanya kepala sekolah yang tidak masuk selama dua tahun. Terkait hal tersebut, Agus meminta dan menekankan agar Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah tersebut.

Agus menjelaskan, jika informasi tersebut ia dapat dari warga Kampung Long Boi, Kecamatan Kelay. Ia mendapat laporan jika di daerah tersebut minim tenaga pengajar.

"Saya kalau hari libur sering jalan ke kampung-kampung untuk melihat situasi langsung di sana, dan saya dapat laporan jika ada sekolah yang minim tenaga pengajarnya," ungkapnya.

Dalam bincang-bincangnya dengan masyarakat, kebanyakan tenaga pengajar diisi oleh tenaga non PNS. Sedangkan yang PNS hanya kepala sekolah, namun kepala sekolah sendiri sudah dua tahun tidak aktif masuk.

"Saya sudah instruksikan inspektorat, dan rencana kepala sekolah tersebut akan dimutasi terlebih dahulu menjadi guru biasa," tegasnya.

Dalam hal ini, Agus menganggap sudah merupakan pelanggaran berat dan merupakan pelanggaran kode etik kepegawaian. Sehingga tidak ada dalih apapun, yang jelas sanksi akan diterapkan. Dan diharapkan yang bersangkutan menghadiri pemeriksaan inspektorat.

"Tidak ada tawar-menawar lagi, ini pelanggaran berat, saya harap yang bersangkutan menghadiri pemeriksaan inspektorat nanti," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia