Bupati Ajak Warga Kerukunan Berkontribusi Terbaik untuk Berau

 

TANJUNG REDEB – Bulan suci Ramadan benar-benar kesempatan terbaik untuk beramal dan kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan agar menuai ganjaran yang luar biasa. Diantaranya, dengan memberi bukaan seperti sesuap nasi, secangkir teh, secuil kurma atau snack yang menggiurkan kepada umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Maka, sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Untuk itu, mengisi Bulan suci Ramadan 1438 Hijriah, Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menggelar buka puasa bersama, Senin (05/06/2017) sore kemarin, di kediaman Bupati Berau, Muharram. Upaya menjalin silaturahmi antar sesama keluarga besar memang sudah sering dilakukan melalui momen tertentu. Akan tetapi dengan mengambil momen puasa seperti saat ini, jalinan itu diharapkan bisa lebih erat.

Dalam acara buka bersama itu, makna kehadiran Hawa yang diciptakan oleh Allah SWT dari tulang rusuk Nabi Adam SAW kembali disampikan oleh Ustadz Suwardi, yang juga merupakan pengasuh pondok pesantran Al-Ikhlas.

Dalam sambutannya, Bupati Berau, Muharram menyampaikan permohonan maaf, sebab belum dapat hadir dalam kegiatan serupa yang digelar sebelumnya, seperti di kediaman Ketua KKSS Berau, Taupan Madjid, Minggu (28/05/2017) lalu. Mengingat, kesibukan dirinya selaku Bupati Berau juga cukup banyak selama awal Ramadan kali ini.

Selanjutnya, diungkapkannya, dirinya selaku dewan penasihat KKSS Berau juga ingin memberikan beberapa nasihat kepada seluruh warga KKSS Berau. Diantaranya, dirinya mengajak seluruh anggota kerukunan bisa memaknai bulan puasa tidak hanya sebatas Ramadan melainkan seluruh bulan, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk, menjalin hubungan baik dengan semua orang, tidak hanya sesama anggota kerukunan.

“Mudah-mudahan kita bersama-bersama untuk bersatu dalam rangka memberikan kontribusi terbaik bagi warga atau masyarakat Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika semua bersatu dalam kebaikan, dirinya meyakini ada potensi besar yang dimiliki dan dapat dihasilkan akan keberadaan kerukunan ini di Bumi Batiwakkal. Terlalu banyak anggaran yang harusnya dikeluarkan pemerintah daerah, tetapi bisa ditanggulangi oleh warga KKSS Berau.

“Kontribusinya warga Sulawesi Selatan memang diperlukan, khususnya hal-hal yang memang terkait organisasi kita sebagai Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. Misalnya, saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan. Ketika itu mesti ditanggulangi oleh pemerintah, mudah-mudahan warga Sulawesi yang bisa menanggulangi,” katanya.

 

“Dan itu, saya lihat adinda Feri (Feri Hayadi-red) sudah melakukan itu. Kalau ada yang miskin, langsung diupload di WA (Whatsapp grup KKSS Berau). Kalau ada yang kakinya hilang sebelah, bagaimana caranya supaya kakinya itu bisa dibelikan kaki palsu. Dilihatnya jalan berlobang, besok lagi dia diupload. Bagaimana caranya supaya bergotong-royong ditimbun,” sambungnya seraya meyakini jika seluruh warga KKSS Berau melakukan hal seperti yang dilakukan Ketua KOPI Berau itu, dirinya selaku Bupati Berau akan sangat terbantu.

Sementara itu, Ketua Panitia Safari Ramadhan 1438 Hijriah, Kahar mengungkapkan, ada banyak kegiatan yang diambil dalam momen kali ini. Selain menggelar kegiatan buka bersama di kediaman warga KKSS Berau yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 28 Mei lalu, KKSS Berau juga akan menggelar buka bersama dengan warga binaan Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb seperti tahun sebelumnya.

Acara buka bersama ini sendiri merupakan kegiatan yang menjadi agenda tahunan bagi warga KKSS di Kabupaten Berau. Kegiatan ini akan dilakukan selama bulan suci Ramadan dan berpindah-pindah tempat, mengikuti permintaan warga KKSS Berau yang berkenan melaksanakan buka puasa bersama di kediamannya masing-masing.

“Setelah ini, akan dilanjutkan di kediaman Wakil Bupati (Wabup) Agus Tantomo. Semua pilar KKSS Berau turut-serta,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia