Dukung Berantas Pengemis, Dinsos Imbau Warga Jangan Beri Sumbangan Tak Jelas

 

TANJUNG REDEB – Maraknya aksi meminta-minta atau pengemis yang berkeliaran di bulan Ramadan, membuat sebagian masyarakat resah. Akibatnya, beberapa waktu lalu, Satpol PP mengamankan beberapa orang diduga pengemis.

Terkait menjamurnya pengemis pada bulan Ramadan, Kepala Dinas Sosial, Rohaini, angkat bicara. Menurutnya, memang kewenangan bagi Satpol PP untuk mengamankan para pengemis tersebut.

"Kalau ada pengemis atau gelandangan dan sejenisnya yang kerap meminta-minta, Satpol PP saya kira sudah menjalankan tugasnya untuk menertibkan," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (31/05/2017).

Usai ditertibkan dan diamankan, dikatakannya proses pembinaan merupakan tugas dari Dinsos. Beberapa waktu lalu, pihaknya juga membina beberapa pengemis yang kerap meminta-minta pada warga. Selain melakukan pembinaan, pihaknya juga akan mengembalikan pelaku ke tempat asalnya atau memulangkan kepada pihak keluarga.

"Ada yang dari luar daerah, ada juga yang dari Berau sendiri. Nah, untuk yang dari luar daerah ini kalau memang kita dapat, maka akan kita kembalikan ke daerah asalnya. Sementara kalau masih warga sini kita pulangkan pada keluarganya setelah dilakukan pembinaan," jelasnya.

Upaya Dinsos untuk memulangkan dan menghentikan aksi para pengemis tersebut, tidak hanya sampai di situ. Ia juga berharap peran masyarakat dalam membasmi aksi pengemis tersebut.

"Untuk yang pengemis ke rumah-rumah warga, mungkin dari yang punya rumah itu sendiri jangan mendukung untuk memberi, sebab tim ketertiban kan tidak tahu kapan dia datang ke rumah warga," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia