Perbatasan Kampung Sudah Rampung, Namun Terbentur Dana Pembuatan Patok

 

TANJUNG REDEB – Terkait dengan instruksi Bupati Berau guna menyelesaikan sengketa perbatasan kampung yang harus rampung di tahun 2016 silam, sudah membuahkan hasil. Namun masih terkendala dengan urusan pendanaan pembuatan patok.

Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Berau, Suprianto menjelaskan, secara keseluruhan semua sudah selesai, namun terkendala anggaran pembuatan patok dan pembentukan tim, yang nantinya akan diterjunkan ke lapangan. Bahkan, surat keputusan sudah rampung mengenai tapal batas kampung ini.

“Nantinya patok ini akan menggunakan semen, dengan harapan tidak mudah dipindahkan atau dirusak orang yang tidak bertanggung jawab, tetapi untuk pengadaannya terpaksa ditunda karena terbentur dengan defisit anggaran ini,” ucapnya ketika ditemui beraunews.com, Kamis (18/05/2017).

Bukan hanya patok untuk melengkapi keakuratan batas kampung, titik koordinat juga akan digunakan bilamana nanti terjadi perselisihan antara pihak yang keberatan dengan data tersebut.

“Jika patok memang bisa diubah, namun berbeda deangan titik koordinat yang susah diubah,” ungkapnya.

Untuk sengketa lahan, Dinas Pertanahan bukan pengambil keputusan, melainkan hanya mediator antara pihak yang berselisih paham mengenai pertanahan. Malah, jika tidak menemui titik terang, prosesnya bisa dibawa ke pengadilan.

“Untuk sekarang kami juga hanya bisa memfasilitasi, dan jika nanti tidak bisa diselesaikan perkaranya, maka akan diselesaikan di pengadilan,” pungkasnya.

Pada prinsipnya, Dinas Pertanahan juga mengawasi masalah tapal batas kampung, namun ada batasannya, artinya tidak secara keseluruhan prosesnya yang diawasi. Dan koordinasi dengan berbagai instansi lain juga berperan penting untuk hasil akhirnya.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia