Kadinkes : Pemeriksaan Segera Dilakukan

TANJUNG REDEB – Keluhan penyedia barang yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau lantaran dinilai lambannya pemeriksaan, ditanggapi juga oleh Kepala Dinkes Berau, Totoh Hermanto. Meski sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitemin (PPK), Andarias Baso telah menanggapi.

Dikatakan Totoh, dirinya memastikan jika tim pemeriksa dan SK tim sudah dibentuk dan ditandatangani olehnya. Bahkan, beberapa orang sudah ditunjuk untuk melaksanakan pemeriksaan barang yang disiapkan penyedia.

“Tim sudah kita bentuk, sekitar 4 orang dan SK-nya sudah saya tandatangani. Senin nanti tim sudah bisa turun untuk melakukan pemeriksaan barang-barang yang sudah disediakan oleh penyedia,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Totoh menjelaskan, mekanisme pemeriksaan barang nantinya, tim bertugas lakukan pemeriksaan barang yang sudah disediakan dan jika memang masih ada barang yang rusak, maka tim akan meminta penyedia barang untuk mengganti barang tersebut sesuai spesifikasi dalam kontrak.

“Kalau tim hanya memeriksa, nanti hasil dari pemeriksaan itu kita sampaikan kepada PPK-nya. Kita lihat juga perjanjian penyedia barang dengan PPK, apakah barang ini langsung didistribusikan ke Puskesmas atau Puskesdes yang membutuhkan atau melalui Dinkes terlebih dahulu,” bebernya.

Totoh berharap, tim bisa segera melakukan pemeriksaan ini demi percepatan pendistribusian ke Puskesmas atau Puskesdes. Pasalnya beberapa sudah ada yang mempertanyakan hal itu.

“Kita harap bisa segera bergerak dan tuntas, sehingga pendistribusiannya bisa segera kita laksanakan juga untuk memenuhi kekurangan yang dibutuhkan Puskemas atau Puskesdes,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, beberapa penyedia barang merasa heran dengan kerjasama yang dilakukan pihaknya dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau. Pasalnya, mereka diminta untuk menyediakan barang, namun setelah tersedia, pihak Dinkes malah tak lakukan pengecekan sama sekali.

Salah satu penyedia barang, Aris Lande mengatakan beberapa bulan lalu pihaknya mendapat 2 paket pekerjaan penyediaan barang dari Dinkes. Guna menjaga nama baik perusahaannya, ia segera menyediakan barang sebagaiman spesifikasi dalam kontrak paket tersebut. Namun, hingga 1 bulan barang tersedia, tidak ada tindak lanjut dari Dinkes.(dws)