Pastikan Suplai Listrik Aman, Dirut PT IPB Kembali Tinjau PLTU Lati

TANJUNG REDEB – Guna memastikan suplai listrik tercukupi selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Direktur Utama PT Indo Pusaka Berau (IPB), Najamuddin kembali meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati di Kecamatan Gunung Tabur, Kamis (23/6/2016).

“Kita lakukan peninjauan langsung ini untuk terus memastikan seluruh unit PLTU Lati berjalan normal sehingga pasokan listrik hingga lebaran juga stabil seperti hari biasa. Apalagi, PLTU Lati ini merupakan penyuplai utama listrik yang didistribusikan ke pelanggan melalui PT PLN,” ujar Najamuddin disela-sela peninjauan.

Terkait beban puncak pemakaian selama Ramadhan ini, Najamuddin mengatakan, selama Ramadhan ini secara rata-rata mengalami penurunan dibandingkan beban puncak pada hari biasa. Pihaknya pun akan terus menjaga agar beban puncak pemakaian tetap stabil, sehingga suplai listrik aman selama Ramadhan dan lebaran.

“Biasanya menurun karena situasi orang yang banyak melakukan cuti dan lain sebagainya. Tapi kita tetap menjaga supaya stabil pemakaian itu,” jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak manajemen operasional dan pemeliharaan, untuk melakukan monitoring. Sehingga, ketika terjadi kendala, bisa dengan segera diselesaikan.

“Kita ingin tidak terjadi pemadaman listrik, terutama Ramadhan ini. Makanya kita pastikan kembali semua pembangkit listrik beroperasi normal. Dan yang sering terjadi pemadaman, biasanya karena ada gangguan pada jaringan, bukan disini,” tambahnya.

Sementara itu, Manajer Operasional dan Niaga PT IPB, Sutarno juga memastikan unit PLTU Lati beroperasi normal. Sebelum memasuki Ramadhan, pihaknya telah melakukan perbaikan dan pembersihan pada semua unit pembangkit yang ada. Caranya, dengan memajukan jadwal agar semua unit dapat berjalan normal selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Untuk pemeliharan memakan waktu kurang lebih 40 jam. Jadi disitulah yang ada pemadam secara bergilir semalam itu. Memang sudah kita programkan, sebelum puasa kita lakukan maintenance (pemeliharaan-red), sampai habis lebaran baru kita lakukan maintenance lagi. Jadi ada jadwal yang dimajukan,” pungkasnya.(sai)