Rp250 Ribu Per Lansia dari Dinsos

 

TANJUNG REDEB – Dinas Sosial (Dinsos) Berau, tengah mendata warga lanjut usia (lansia) yang masuk dalam kategori kurang mampu. Hal itu diungkapkan Kepala Dinsos, Rohaini, kepada beraunews.com, Kamis (29/03/2017).

Dikatakannya, tim pendataan telah bergerak di empat wilayah kecamatan terdekat, yakni Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur dan Teluk Bayur, dengan total jumlah kelurahan sebanyak 10.

Pendataan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui berapa banyak lansia yang tidak mampu dan berhak mendapatkan bantuan dana dari Dinsos.

"Kebetulan saat ini tim kita sedang turun ke lapangan untuk mendata lansia yang tidak mampu. Saat ini sudah ada datanya yang siap dibantu," ujarnya.

Dari data yang dimiliki Dinsos, jumlah lansia yang berhak mendapatkan bantuan di empat Kecamatan tersebut sekitar 232 orang. Jumlah tersebut tersebar di sepuluh kelurahan diantaranya kelurahan Bugis 24 orang, Gayam 12 orang, Gunung Panjang 3 orang, Gunung Tabur 20 orang, Karang Ambun 21 orang, Rinding 11 orang, Sambaliung 42 orang, Sei Bedungun 26 orang, Tanjung Redeb 24 orang dan Teluk Bayur 49 orang.

BACA JUGA : Agar Disiplin Administrasi, Dinsos Lakukan Pendataan Warga Miskin Secara Online

Bantuan tersebut, disampaikan Rohaini, harus memenuhi beberapa syarat diantaranya lansia berusia 79 tahun ke atas, berasal dari keluarga tidak mampu, dan masuk dalam kategori sangat miskin.

"Kita sudah lakukan rapat dan koordinasi dengan pihak kelurahan masing-masing, dan untuk total bantuan sekitar Rp250 ribu per tahun untuk per orang lansia," ucapnya.

Dengan bantuan tersebut, meski tidak besar namun ia berharap dapat menjadi manfaat bagi lansia-lansia tersebut. Ia juga berharap, ke depan pihaknya akan terus mengupayakan bantuan kepada warga kurang mampu yang benar-benar membutuhkan.

"Semoga ini bisa jadi sedikit bantuan bagi mereka. Terutama dalam hal ekonomi, dan proses pendataan saat ini juga masih berjalan, tim kami sedang gencar ke lapangan," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia