Buka Kran!!! DPMK Berau Mulai Cairkan ADK Tahap Pertama

 

TANJUNG REDEB – Alokasi Dana Kampung (ADK) untuk tahap pertama sudah mulai dicairkan. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, hingga akhir triwulan pertama tahun 2017, tercatat sudah beberapa kampung yang telah merealisasikan ADK.

Kepala DPMK Berau, Ilyas Natsir melalui Kepala Bidang Pemerintahan Kampung, Sudirman mengungkapkan, kampung yang sudah merealisasikan ADK tahap I merupakan kampung yang telah menyampaikan realisasi anggaran pendapatan dan belanja kampung (APBK) tahun 2016, serta telah menyelesaikan penyusunan APBK tahun anggaran 2017. Sebab, hal ini merupakan salah syarat utama dalam pencairan ADK.

Sebagai informasi, dari 100 kampung yang tersebar di 12 kecamatan, sebanyak 67 kampung diketahui telah menyampaikan realisasi APBK tahun sebelumnya. Baik, yang bersumber dari ADK, dana desa (DD) yang bersumber dari APBD, serta bagi hasil pajak, retribusi daerah maupun pajak keuangan lainnya.

“Kampung-kampung ini juga sudah melalui proses verifikasi yang dilakukan tim pendamping kecamatan. Kalau sudah melaporkan realisasi dan (laporan) APBKnya lengkap, mereka sudah bisa aksen di lapangan. Itu sudah boleh melakukan pencairan ADK,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Senin (27/03/2017) siang.

BACA JUGAAkhir Triwulan I, Baru 67 Kampung yang Sampaikan SPj Anggaran 2016                         

Dikatakannya, untuk kampung lainnya, saat ini masih dalam proses verifikasi tim pendamping kecamatan. Verifikasi kecamatan ini sangat penting karena setiap kampung akan lebih dulu memperoleh rekomendasi kecamatan, yang selanjutnya diverifikasi di tingkat kabupaten.

Dimana, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 58/2015 yang diubah dengan Perbup Nomor 15/2016, proses pencairan ADK harus melalui verifikasi kecamatan dan mendapat rekomendasi kecamatan. Selanjutnya, sesuai dengan tahapan pada awal tahun ini, ADK yang direalisasikan pada pencairan tahap pertama yakni sebesar 40 persen dari total pagu ADK yang ditetapkan pada setiap kampung.

“Salah satunya yang sudah jalan, itu ada Kampung Sidobangen, Tanjung Perepat, Talisayan dan ada beberapa di Kecamatan Kelay. Yang baru-baru mencairkan, itu Tepian Buah, Teluk Sulaiman dan Gunung Sari. Pas Jumat pagi, itu sudah mulai banyak,” katanya.

Sementara, lanjut Dirman (sapaan akrabnya–red), untuk pencairan 60 persen pada tahap kedua, akan direalisasikan setelah menyusun pertanggungjawaban realisasi anggaran yang dicairkan pada tahap pertama.

Dari total anggaran yang dialokasikan, ditetapkan 30 persen untuk pembiayaan tetap, seperti pembayaran tunjangan kepala kampung, perangkat badan permusyawaratan kampung (BPK) maupun Ketua rukun tetangga (RT). Selanjutnya, 70 persen untuk kegiatan pembangunan kampung, mulai infrastuktur kampung skala kecil, pemberdayaan masyarakat, pembinaan kelembagaan kampung dan kegiatan lain yang sudah ditetapkan dalam APBK.

“Pengalokasian anggaran sudah ditetapkan dan menjadi acuan kampung dalam menyusun APBK. Dan, alhamdulillah, ini akan sementara mendorong kampung lain untuk percepatan penyaluran (ADK), dengan persyaratan bahwa laporan realisasi harus sudah disampaikan,” lanjutnya.

DPMK Berau bersama dengan OPD lainnya, jelas Dirman, juga terus memberikan pendampingan kepada perangkat pemerintahan kampung dalam pembenahan administrasi pengelolaan ADK.

Sejauh ini, tambahnya, capaian pengelolaan administrasi terus mengalami peningkatan. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perangkat kampung juga terus dilakukan, termasuk dengan melibatkan peran pihak ketiga baik perusahaan swasta maupun lembaga swadaya masyarakat dalam memberikan dukungan peningkatan kompetensi SDM di setiap kampung.

“Semoga akhir Maret ini, kita bisa 80 sampai 90 persen lah. Jadi, tinggal sedikit yang belum, nanti harus kita kejar. Jangan sampai nanti, kita laporannya sampai molor-molor, sehingga akan berpengaruh kepada kampung lain maupun kampung itu sendiri. Dan, tentu kita informasikan, baik langsung dan tidak langsung kepada kampung-kampung lain. Otomatis kampung lain nantinya akan terpacu, wah kampung ini sudah mencairkan,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia