Akhir Triwulan I, Baru 67 Kampung yang Sampaikan SPj Anggaran 2016

 

TANJUNG REDEB – Memasuki akhir triwulan I, beberapa kampung di Kabupaten Berau belum menyerahkan laporan realisasi atau surat pertanggungjawaban (SPj) Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) tahun anggaran 2016.

Dari 100 kampung yang tersebar di 12 kecamatan, diketahui baru sebanyak 67 kampung yang telah menyerahkan laporan realisasi penggunaan APBK. Baik, dari alokasi dana kampung (ADK), dana desa (DD), bagi hasil pajak, retribusi daerah maupun pajak keuangan lainnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir melalui Kepala Bidang Pemerintahan Kampung, Sudirman mengungkapkan, hingga saat ini, sebagian besar aparatur pemerintahan kampung telah menyerahkan SPj APBK tahun anggaran 2016, yang sebelumnya telah selesai diverifikasi oleh tim pendamping yang ada di masing-masing kecamatan.

Saat ini, lanjutnya, memang ada beberapa kampung juga yang masih dalam proses verifikasi oleh tim pendamping kecamatan. Dimana, mereka akan melihat realitas atau kesesuaian antara laporan dengan realisasi di lapangan. Baik itu dari sisi administrasi keuangan, terutama pembukuan dan sebagainya pada tata usaha maupun fisik.

“Jangan sampai nanti ada selisih, karena nanti akan masuk di APBK 2017,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/03/2017) siang.

Dikatakannya, selama ini, Pemkab Berau melalui DPMK maupun Bupati Berau, secara langsung kerap menyampaikan kepada kepala kampung untuk percepatan penyerahan laporan SPj APBK ini. Baik di musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan maupun di berbagai kesempatan.

“Kita juga sudah menyampaikan dengan intensif kepada camat melalui tim pendamping kecamatan, dan langsung kepada kepala kampung dalam beberapa kesempatan. Kita selalu mengingatkan dan memfasilitasi penyusunan laporan realisasi atau pertanggungjawaban itu,” katanya.

Namun, menurut Dirman (sapaan akrabnya-red), penyerahan SPj APBK pada akhir Maret ini sudah mulai mengalami peningkatan progres dari sebelumnya. Meskipun, Kepala DPMK Berau, Ilyas Natsir melalui grup media sosial Whatsapp “Desa Kita”  telah menyampaikan batas akhir penyerahan SPj selambat-lambatnya dilakukan sebelum 23 Maret.

Namun, pihaknya tetap mengupayakan hingga akhir Maret ini agar dapat terselesaikan seluruhnya SPj APBK 100 kampung tersebut. Mengingat, nanti dapat berdampak pada penyusunan atau penyaluran APBK tahun anggaran 2017.

“Itu bisa berpengaruh, terlebih lagi nanti untuk dana desa. Ini kita belum bisa menyampaikan persyaratan untuk penyaluran tahap I karena memang belum mencapai target. Tapi, insya Allah kalau sudah 67 kampung tadi, ini akan kita input dan rekap datanya. Kalau memang sudah cukup sesuai persyaratan, akan kita urus kaitannya dengan kita sampaikan permohonan penyaluran DD untuk tahap I di 2017,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia