Mau Mengurus Surat Kematian? Siap-Siap Dapat Bonus dari Disdukcapil Ya...

 

TANJUNG REDEB – Menindaklanjuti instruksi Bupati Berau Muharram yang menginginkan pihak Dinas Kependududkan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) meningkatkan kinerja dalam pecatatan kematian penduduk, disambut baik. Kepala Disdukcapil Berau Fredy Suryadie mengatakan, memang telah mendapat arahan Bupati tersebut pasca dilakukan mutasi pegawai pada akhir Desember 2016 lalu.

Sebagai tindaklanjut dari instruksi tersebut, saat ini Disdukcapil akan memberikan bonus kepada setiap warga yang melakukan pengurusan surat kematian bagi keluarganya. Bonus tersebut akan diberikan langsung saat proses permohonan surat kematian diajukan ke Disdukcapil.

“Bonusnya banyak, tapi bukan dalam bentuk rupiah, melainkan bonus mengurus perubahan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) secara gratis bagi keluarga yang mengurus surat kematian untuk keluarganya,” ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (01/03/2017).

Ia juga menambahkan, sejak 2013 lalu memang proses pendataan kematian penduduk sudah mulai digalakkan, namun keterbatasan pesonel dan masih minimnya peran serta pihak kelurahan dan rukun tetangga (RT), membuat proses pendataan hingga kini tak maksimal. Padahal Dinas Sosial saat itu telah berencana akan memberikan dana santunan kematian bagi warga.

“Dulu Dinas Sosial memprogramkan akan memberikan santunan kematian, tapi karena pendataan kematian masih belum optimal saat itu, jadi sekarang tidak tahu apakah program itu jalan atau tidak. Kemudian Bupati meminta kita kembali meningkatkan pendataan kematian lagi. Akhirnya, kita buat program bonus itu agar partisipasi masyarakat tumbuh, dalam menyampaikan dan mengurus surat kematian,” imbuhnya.

Dengan berjalannya ini, Fredy mengharapkan pihak RT dan kelurahan agar dapat lebih berperan aktif dalam mendata setiap warganya yang meninggal dunia untuk kemudian diserahkan kepada Disdukcapil Berau. Menurutnya ini sangat penting dilakukan agar data waga yang meninggal dapat segera dihapus agar tidak terjadi kesalahan data penduduk.

“Dimohon sekali kepada RT, kalau ada warganya yang meninggal segera laporkan ke Disdukcapil. RT juga mendorong warganya untuk mengurus surat kematian agar kami bisa mendata jumlah pertumbuhan dan kematian di Berau, dan ini bisa dilakukan secara akurat. Apalagi RT ini ujung tombak pemerintahan,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia