Agar Disiplin Administrasi, Dinsos Lakukan Pendataan Warga Miskin Secara Online

 

TANJUNG REDEB – Agar seluruh program Dinas Sosial (Dinsos) untuk memberikan bantuan kepada warga kurang mampu tepat sasaran, Dinsos akan melakukan pendataan 'by name by address' (data nama dan alamat-red) berbasis online di setiap kampung.

Hal itu dikatakan Kepala Dinsos Berau, Rohaini, saat ditemui beraunews.com, Rabu (01/03/2017). Program pendataan online tersebut, menurutnya akan memberikan dampak positif terhadap pemerataan bantuan maupun santunan kepada warga miskin.

"Ini sudah masuk dalam program kerja kami di tahun 2017. Dari Kementerian Sosial (kemensos), Dinsos diminta untuk mendata warga kurang mampu dengan sistem online. Salah satu tujuannya agar data warga tersebut bisa langsung diakses oleh Kemensos," ujarnya.

Saat ini, ada sekitar 10 orang fasilitator yang disiapkan oleh Kemensos untuk Dinsos Berau, agar dapat menerapkan sistem pendataan warga kurang mampu berbasis online.

"Sudah ada beberapa orang yang akan melaksanakan pendataan ini, memang orang dari Kemensos yang diminta," katanya.

Dengan pendataan secara online terhadap warga kurang mampu tersebut, diharapkan dapat memperkecil kesalahan dalam memberikan bantuan. Selain itu, data warga kurang mampu di Berau juga dapat terlihat jelas dan tersusun rapi, sehingga dapat diketahui tingkat kemiskinan masyarakat di suatu daerah.

Ia juga menyampaikan untuk warga kurang mampu dapat diberikan bantuan oleh Dinsos, asalkan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan domisili warga tersebut.

"Kita tidak ingin sistem administrasi ini semrawut. Jadi dengan adanya pendataan sistem online ini, kita bisa tahu apakah ini benar-benar warga yang layak diberikan bantuan dan lain-lain. Yang pasti, kita akan memberikan bantuan jika ada KTP atau NIK. Itu demi tercapainya disiplin administrasi," jelasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia