Wah, 136.595 Warga Berau Belum Miliki Akta Kelahiran

 

TANJUNG REDEB – Berdasarkan hasil penelitian dari Jurnal Perempuan pada April 2012 yang ditulis oleh Vera Kartika di Jakarta mengatakan, ada sekitar 50 juta anak Indonesia tidak memiliki akta kelahiran. Ternyata, Berau salah satu wilayah yang warganya banyak belum memiliki akta kelahiran. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, Fredy Suryadie, melalui Kabid Pencatatan Sipil, Sabransyah.

Disampaikannya, berdasarkan data kepemilikan akta kelahiran per 31 Desember 2016, tercatat jumlah penduduk Kabupaten Berau sekitar 226.527 jiwa. Dari jumlah penduduk tersebut, terdapat 136.595 penduduk yang belum memiliki akta kelahiran dan 89.932 penduduk yang telah memiliki akta kelahiran.

“Jadi, yang terdata belum memiliki akta kelahiran itu tidak semuanya murni belum punya akta. Tetapi, sebagian sudah ada yang mengurus namun belum terinput di database kami, jadi otomatis belum diterbitkan. Jadi, dalam hal tersebut tetap dihitung belum memiliki akta kelahiran,” tuturnya kepada beraunews.com, Jumat (24/02/2017) ditemui di ruang kerjanya.

BACA JUGA : 50 Juta Anak Tak Miliki Akta Kelahiran

Ditambahkannya, adapun alasan masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran lantaran belum memiliki surat nikah. Sementara itu, pihaknya pula telah melaksanakan kebijakan dari Kemendagri, tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran melalui Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), guna memudahkan Masyarakat dalam memiliki akta kelahiran.

“Tapi kita sayangkan, kebanyakan masyarakat ini masih kebiasaan. Kalau sudah perlu baru mengurus. Sementara kita kadang-kadang jemput bola mereka pun belum siap. Ini tradisi yang ada di masyarakat, kami sudah berusaha maksimal tapi mereka belum siap,” tambahnya.

Sementara itu, akta kelahiran tersebut selain berfungsi sebagai identitas si anak, juga akan menjadi persyaratan ketika si anak akan memasuki usia sekolah.

“Jadi, fungsi akta kelahiran ini bukan hanya satu saja, tetapi berguna untuk semua aspek,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk segera membuat akta kelahiran, pasalnya akta kelahiran tersebut mutlak dimiliki oleh setiap Warga Negara Indonesia.

“Alangkah baiknya, sebelum diperlukan segera diurus akta kelahirannya. Sehingga pada saat membutuhkan sudah ada,” tutupnya.(bnc)

Citizen Jurnalis: Catur Indra LP/Editor: R. Amelia