Rumah Singgah untuk ABH dan Gepeng

 

TANJUNG REDEB – Meskipun Satpol PP kerap melakukan penertiban anak jalanan, gelandangan dan pengemis (gepeng), namun keberadaan mereka masih dapat ditemukan di beberapa jalan khususnya di Tanjung Redeb. Terkait hal itu, Dinas Sosial (Dinsos) berencana akan membuat Rumah Singgah bagi mereka dan juga Anak Berhadapan Hukum (ABH).

Kepala Dinsos Berau, Rohaini yang ditemui beraunews.com, Selasa (14/02/2017) mengatakan, beberapa hari lalu, Dinsos sudah melakukan rapat terkait penyakit masyarakat tersebut dan akan diupayakan untuk membuat rumah singgah.

“Dari hasil rapat itu, kita harus berkoordinasi dengan sektor-sektor lain yang terkait dengan hal ini sebelum membangun rumah singgah tersebut, misalnya Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Ketenagakerjaan. Karena yang kita tangani ini adalah ABH,” ungkapnya.

BACA JUGA : Kurangi Kegiatan, Demi Bangun Rumah Singgah

Rohaini mengaku anak jalanan dan gepeng tersebut memang merupakan tugas dari Dinsos untuk membinanya dan hal tersebut sudah berjalan sejak lama. Bahkan, Desember 2016, pihaknya pernah membina beberapa anak jalanan, namun mereka berhasil kabur dan kembali lagi ke jalanan.

“Kami pernah membina mereka namun mereka berhasil kabur. Hal ini saya akui karena kurangnya pengamanan, jadi mereka bisa kabur dan kembali ke jalanan lagi,” lanjutnya.

Rencana pembuatan rumah singgah tersebut, dikatakannya sudah dipersiapkan sejak tahun 2016 lalu dan akan direalisasikan pada tahun 2017 ini, dengan memanfaatkan gedung yang sudah ada dan tidak terpakai. Selain itu, adapun hal lain yang perlu dipersiapkan untuk operasional rumah singgah tersebut yakni SDM yang dapat menangani pekerjaan terkait sosial.

BACA JUGA : P2TP2A : Jurnalis Jangan Muat Identitas Jelas ABH di Media Massa

“Dari rumah singgah tersebut, kami tentunya memerlukan keterlibatan orang luar sebagai SDM, siapa saja yang ada di dalamnya, dan perlu anggaran juga karena pastinya sebelum mereka dipulangkan akan ada program pelatihan ataupun pembinaan mental spiritual dan kesehatannya,” lanjutnya.

Rencananya, bangunan rumah singgah akan menggunakan bangunan eks TK Pertiwi yang berada di Jalan Manggis, Kecamatan Tanjung Redeb, serta bangunan tidak terpakai di Kantor Dinsos, juga akan diperbarui untuk merealisasikan rumah singgah tersebut.

“Karena ini salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir persoalan sosial masyarakat, utamanya penyakit masyarakat. Jadi kami berharap rencana ini dapat berjalan lancar dan rumah singgah yang dimaksud dapat terealisasi sesuai rencana,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia