Tim PORA Ujung Tombak Pengawasan Orang Asing

 

BULUNGAN – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwilkumham) Provinsi Kaltim bersama dengan Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Kamis (09/02/2017) pagi menggelar rapat pembentukan tim pengawasan orang asing atau Tim PORA Kabupaten Bulungan. Rapat koordinasi ini mengusung tema sinergitas sebagai kekuatan dalam keberhasilan pengawasan orang asing.

Dalam sambutannya Kepala Divisi Keimigrasian Kanwilkumham Kaltim, M. Yanis mengatakan, jika pembentukan Tim PORA ini sebagai bentuk keseriusan pihak imigrasi dalam pengawasan warga negara asing di wilayah Indonesia, khususnya di Kabupaten Bulungan. Apalagi dalam pembentukan Tim PORA ini melibatkan lintas sektor baik dari tingkat atas hingga tingkat bawah.

“Dengan bergabungnya seluruh camat dan kepala desa dalam Tim PORA, itu sudah membuktikan jika mereka merespon baik kehadiran tim ini. Apalagi keberadaan mereka ini merupakan ujung tombak bagi monitoring (pengawasan) orang asing di wilayah pedesaan yang jauh dari pantauan petugas imigrasi,” ujarnya kepada beraunews.com, Kamis (09/02/2017).

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Bulungan Sudjati mengatakan, dalam hal pembentukan Tim PORA ini, pemerintah daerah berharap seluruh instansi di wilayah Bulungan dapat terus berkomunikasi terkait keberadaan orang asing, baik sebagai pekerja maupun sebagai pengujung wisata.

Ia juga tak menampik, jika selama ini pengawasan terhadap tenaga kerja asing di wilayah Kabupaten Bulungan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi memang masih jauh dari kata maksimal. Hingga kuat dugaan banyak Tenaga Kerja Asing (TKA) yang tak terdaftar, seperti yang diutarakan sejumlah kepala kampung.

“Tadi banyak kepala kampung yang mengatakan banyak TKA di wilayahnya, tidak diketahui banyak yang berizin atau tidak, tapi ini harus segera ditindaklanjuti, apalagi Tim PORA sudah dibentuk,” tegasnya.

 

Dalam melakukan pengawasan sendiri, Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb mengaku mengalami sejumlah kendala yang cukup serius, mulai dari kondisi luas wilayah kerja yang tidak berbanding lurus dengan petugas, jumlah anggaran yang terbatas, wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga serta masih banyak perusahan ataupun pengusaha yang memanfaatkan tenaga kerja asing tak taat aturan, dengan tidak melapor ke imigrasi.

“Inilah realita yang dihadapi saat ini, sehingga sesuai amanat undang-undang, Tim PORA ini memang harus dibentuk sebagai upaya pengawasan aktivitas orang asing di wilayah NKRI, kita tidak ada yang tahu selain bekerja, mereka merencanakan apa, sehingga kita wajib mengawasi. Makanya kita berharap peran serta semua pihak di sini untuk memantau mereka dan melaporkannya ke kita,” imbuh Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb Erwin Hariyadi.

Rapat pembentukan Tim PORA yang pertama kali di wilayah Kalimantan Utara ini dihadiri sejumlah pihak, diantaranya Bupati Bulungan, Polres Bulungan, Dinas Kesehatan, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Kabupaten Bulungan, BNNK Kabupaten Bulungan, Kementerian Agama Kabupaten Bulungan,TNI, Imigrasi kelas III Berau dan Kadiv Imigrasi Provinsi Kaltim, camat se-Kabupaten Bulungan serta puluhan kepala desa.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia