Bandara Kalimarau Segera Usung Konsep Eco Airport

 

TELUK BAYUR – Setelah berhasil masuk nominasi penilaian pelayanan prima unit pelayanan publik garapan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Bandara Kalimarau kembali diusulkan menjadi bandar udara yang mengusung konsep eco airport atau bandar ramah lingkungan.

Usulan tersebut disampaikan Ahyahudin Sodri, Tim Penilai pelayanan prima unit pelayanan publik dari Universitas Indonesia. Ia mengaku terkejut saat meninjau Bandara Kalimarau yang masih kelas II, namun merupakan bandara terbaik sekelasnya yang pernah dikunjunginya. Dirinya menilai, dengan segala konsep yang diterapkan, sudah selayaknya Bandara Kalimarau menuju eco airport.

“Secara keseluruhan, saya menilai bandara ini sudah jauh diantara bandara sekelasnya. Saya yakin ini salah satu bandara terbaik, walau bukan yang terbaik. Sehingga saya menilai Bandara Kalimarau ini sudah sewajarnya melangkah lebih jauh dari keamanan dan keselematan,dan mengarah ke bandara yang mengususng konsep eco airport,” jelasnya saat berbincang dengan beraunews.com, Sabtu (18/6/2016).  

Bandara eco airport bukan hanya fokus pada sistem keamanan dan keselamatan semata,  namun juga telah memperhatikan sejumlah aspek ekologi (lingkungan-red), misalnya konsep water management (manageman sumber daya air), dimana air yang telah difungsikan tidak akan dibuang, melainkan akan kembali dikelola. Selain itu,  penantaan lingkungan seperti penghijauan tanaman disekliling bandara juga telah diterapkan dengan sangat baik.

“Yang lebih menakjubkan lagi, Bandara Kalimarau telah memikirkan konsep pembuatan danau airport di bandara, ini suatu kemajuan yang sangat baik bagi bandara sekelasnya. Terlebih juga dalam waktu dekat, bandara akan memanfaatkan energi solar sel. Dengan memperhatikan tiga kriteria yang diterapkan Bandara Kalimarau seperti penataan landscape, water management dan manajemen energi, amka Bandara Kalimarau sudah layak mengusung konsep eco airport,” tambahnya

Sementara itu, dalam  upaya menuju bandara eco airport, Kepala Bandara Kalimarau, Bambang Hartanto  mengaku  telah memulai penerapan sistem eco airport mulai dari penghijauan lingkungan dan juga pemafaatan solar sel sebagai alternatif pengganti bahan sumber energi ramah lingkungan . 

“Kami berharap hibah solar sel dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral ke Bandara Kalimarau dapat segera diselesaikan. Saat ini prosesnya telah dalam tahap persiapan. Saya berharap tahun 2016 ini, pemasangan kanopi di lahan parkir dengan mengusung konsep solar sel dan juga konsep water management itu bisa segera terwujud, sehingga bandara kita masuk dalam daftar bandara yang mengusung konsep eco airport,” tutupnya.(msz)