Kasihan, Ratusan Warga Biduk-Biduk Belum Punya KTP

 

BIDUK-BIDUK – Camat Biduk-Biduk, Syafri mengatakan, hingga kini ratusan warganya belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini diakuinya berdampak terhadap proses pengurusan segala keperluan masyarakat, terkhusus dalam hal pelayanan kesehatan.

Menyikapi hal itu, mantan Camat Segah ini akan melakukan jemput bola dalam melakukan perekaman KTP bagi warganya, dengan mengusung sistem perekaman KTP berbasis offline.

“Transportasi saja sudah Rp250 ribu, belum biaya makan dan menginap karena tidak mungkin KTP itu satu hari jadi, minimal 2 hari. Meskipun perekaman KTP itu gratis, tetap saja bagi masyarakat Biduk-Biduk biayanya yang dikeluarkan cukup besar,” ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (02/02/2017).

Guna memudahkan perekaman agar tidak ada yang terlewatkan, petugas kecamatan akan melakukan perekaman dengan mendatangi setiap Rukun Tetangga (RT). Cara ini diakuinya pernah dilakukan di Kecamatan Segah, dan terbukti sangat efektif. Serta akan memudahkan warga tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Warga ini kan ada yang sibuk melaut, karena memang sebagian besar di sini adalah nelayan, sehingga kita perekaman langsung ke setiap RT, jadi kalau sudah selesai merekam, warga bisa langsung kembali melaut dan tidak perlu antre panjang. Kita mengutamakan efisiensi waktu lah,” imbuhnya.

Untuk melaksanakan program jemput bola ini, pihak kecamatan juga telah melakukan koordinasi dengan Disdukcapil Berau dalam upaya penyediaan alat perekaman.

“Alat perekaman sudah kami upayakan dengan megajukan ke Disdukcapil. Jadi nanti petugas kita yang merekam data penduduk, tapi pencetakan tetap di Disdukcapil,” jelasnya lagi.

Dengan mengusung sistem ini, diharapkan masyarakat yang ada di kecamatan secara keseluruhan dapat memiliki KTP, guna memudahkan mereka dalam menerima bantuan pemerintah, baik itu bantuan langsung maupun jaminan kesehatan.

“Pemerintah punya banyak program untuk kesejahteraan warganya, mulai dari pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Tapi kalau tidak punya KTP, pasti tidak akan dapat. Kami harap tahun 2018 semua sudah punya KTP. Jadi tahun ini kami kerja keras untuk itu semua,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia