E-KTP Tak Perlu Diperpanjang Meski Telah Kadaluarsa

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, Fredy Suryadie menanggapi surat edaran Nomor 470/296/3J yang dilayangkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait dengan kependudukan.

Dalam surat edaran tersebut, seluruh kepala daerah diminta untuk menginstruksikan kepada seluruh unit pelayanan kependudukan dan masyarakat, dalam hal ini Disdukcapil, agar tidak perlu melakukan perpanjangan terhadap Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), yang diterbitkan sejak tahun 2011, meski telah habis masa berlakunya. Hal ini dikatakan Fredy, telah disosialisasikan dan dilaksanakan oleh pihaknya.

"Jadi, untuk yang memiliki E-KTP sudah tidak berlaku namun diterbitkan pada tahun 2011, itu tidak akan kita perpanjang. Karena sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, E-KTP tersebut berlaku seumur hidup, tanpa memperdulikan masa berlakunya," ujarnya saat dikonfirmasi beraunews.com, Selasa (31/01/2017).

Namun, jika E-KTP tersebut mengalami kerusakan maupun perubahan data, maka dapat diganti. Hal itu dikatakannya merupakan bagian dari penataan dokumen kependudukan yang sedang digalakkan pemerintah.

"Kalau rusak bisa diganti, bukan diperpanjang. Kalau misalnya elemen datanya ada yang rusak atau berubah, maka akan kita ganti," katanya.

 

Lantas, bagaimana dengan warga yang E-KTP-nya hilang? Untuk kasus E-KTP hilang, Disdukcapil akan mencetak ulang dengan data perekaman yang sudah ada sebelumnya, dan masa berlakunya juga seumur hidup.

Dengan demikian, ia berharap ke depannya penataan kependudukan di Berau dapat berjalan lancar dan tertib.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia