Pemkab Kembali Kuasai Mayoritas Saham PT IPB

 

TANJUNG REDEB – Empat persen saham di PT IPB yang sebelumnya dilepas PT Pusaka Jaya Baru (PJB), tidak jadi dibeli oleh PT Indonesia Power (IP). Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Berau kembali menjadi pemegang saham terbesar di PT IPB.

Sebelumnya, PT PJB melepaskan empat persen saham untuk dijual pada Desember 2015 lalu. Peluang ini pun ditangkap oleh PT IP untuk menguatkan posisi mereka di PT IPB, sebagai pemegang saham mayoritas. Sementara Pemkab Berau saat itu tidak bisa lagi menganggarkan pembelian saham tersebut, karena bertepatan di akhir tahun.

Namun, pembayaran saham empat persen yang dibeli PT IP, tak kunjung ada hingga batas waktu yang ditentukan. Sehingga empat persen saham tersebut masih milik PT PJB. Direktur PT IPB, Najamuddin menjelaskan, dengan kembalinya mayoritas saham di Pemkab, tentu menjadi keuntungan yang besar.

“Walaupun kita pemegang saham kedua memiliki power di manajemen, tetapi tidak bisa memiliki kewenangan penuh. Sekarang, dengan mayoritas saham ini, menjadi kekuatan kita untuk mengambil berbagai kebijakan nantinya,” ujar Najamuddin kepada beraunews.com, Minggu (29/01/2017).

“Alasannya, karena PT IP tidak diberi izin oleh PT PLN untuk membeli saham ini. Mereka terlalu terburu-buru dalam menentukan kebijakan tanpa melibatkan induknya,” imbuhnya.

Untuk komposisi pemegang saham di PT IPB saat ini yaitu, Pemkab Berau dengan jumlah saham 65.890 lembar, dengan jumlah modal disetor Rp65,89 miliar menguasai 49,48 persen, PT Indonesia Power dengan jumlah saham 61.950 lembar dan modal disetor Rp61,95 milair menguasai 46,53 persen, PT Pusaka Jaya Baru dengan jumlah saham 5.310 lembar, dan modal disetor Rp5,31 milair menguasai 3,99 persen.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia