Hindari Pungli, Camat Minta Tak Ada Pungutan Pengurusan Dokumen

 

TALISAYAN – Guna menghindari pungutan liar di lingkungan pemerintah kampung, Camat Talisayan David Pamudji, menyarankan warga yang ingin meminta surat pengantar, maupun surat rekomendasi terkait kepengurusan KTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Lahir, agar tidak dipungut biaya. Pasalnya, saat ini kepengurusan melalui aparat pemerintah kampung baik itu RT, maupun aparat terkait lainnya, sudah memiliki tunjangan atau honor sendiri.

Penarikan biaya terkait administrasi dalam kepengurusan dokumen yang seharusnya gratis, amat tidak dibenarkan, dan merupakan pungli (pungutan liar). Sehingga, apapun bentuknya, pihaknya mengingatkan kepada seluruh aparat kampung yang ada di wilayah Kecamatan Talisayan untuk menghindari pungli.

"Ini untuk kepentingan dan kemudahan masyarakat dalam mengurus berbagai perlengkapan administrasi dokumen, seperti KTP, KK, maupun akte lahir," ungkapnya saat menyampaikan sambutannya dalam roadshownya di Kampung Bumi Jaya, saat mengikuti kegiatan Musrenbang kampung, baru-baru ini.

Disamping itu, pihaknya juga menyoroti masih banyaknya bangunan kantor yang dibangun untuk Kantor BPK, maupun LPM yang masih dibiarkan kosong. Padahal, kantor tersebut seharusnya sudah ada aktivitas. Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan kepada kepala kampung untuk selalu berada di kantor, agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menilai, keberadaan aparat kampung sangat penting demi kelancaran, dan efektivitas pelayanan administrasi kepada masyarakat. Untuk itu pihaknya mengimbau, aparat pemerintah kampung, serta BPK maupun LPM untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

"Jangan sampai bangunan kantor yang telah dibangun itu dibiarkan kosong, dan tidak ada aktivitas dari aparat itu sendiri. Ini yang tidak kita inginkan. Jadi harapannya kantor yang telah dibangun dapat dipergunakan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat di kampung itu sendiri," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia