Kadisbudpar : Lagu Kanakea Crew Berpeluang Besar Menjadi Salah Satu Lagu Wajib Pariwisata

 

TANJUNG REDEB – Bagai mendapat durian runtuh. Setelah nama dan videonya muncul di beraunews.com, tanggapan akan kreativitas Kanakea Crew (KC) semakin mengalir. Salah satunya datang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

Saat mengunjungi redaksi beraunews.com, Senin (23/01/2017) malam, Kepala Disbudpar, Mappasikra Mappaseleng mengungkapkan kekagumannya setelah mendengar langsung salah satu lagu buatan KC yang bertemakan pariwisata Berau. Lagu garapan Andhy KHB Rap dan kawan-kawan, yang merupakan tantangan dari beraunews.com beberapa waktu lalu ini, mendapat respon positif dari Sikra (sapaan akrabnya-red).

“Saya apresiasi kreativitasnya, apalagi remaja-remaja ini memiliki genre musik yang notabene mempunyai komunitas penggemar cukup banyak, apalagi di Berau. Dan support penuh kami dari Disbudpar Berau, salah satunya dengan dukungan pembuatan video klip lagu mereka, khususnya yang bertema pariwisata,” ungkapnya.

BACA JUGA : Kanakea Crew, Kenalkan Berau Lewat Hip Hop

Dari segi lirik, diakui Sikra sudah mencakup hampir keseluruhan objek wisata di Kabupaten Berau. Bahkan, dengan aransemen musik yang dibuat sebegitu menariknya, tentunya semakin membuat pendengar tertarik untuk mendengarkan.

“Rencananya minggu depan kita sudah mulai pembuatan video klipnya. Setidaknya untuk pengambilan gambar, karena kita akan mengambil di beberapa objek wisata yang memang sering dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun asing. Setelah itu, baru kita lanjutkan ke proses perekaman di studio dengan peralatan yang mumpuni, karena selama ini baik perekaman dan pembuatan video mereka hanya menggunakan peralatan seadanya,” tambahnya.

 

Disinggung soal nantinya apakah lagu bertemakan pariwisata Kanakea Crew bisa menjadi salah satu lagu wajib pariwisata, Sikra menjawab dengan antusias.

“Bisa nanti kita lihat ke depannya, yang pastinya lagu mereka memiliki peluang untuk menjadi salah satu lagu wajib pariwisata, dan mereka juga sudah memiliki genre musik tersendiri, yaitu hip hop. Kalaupun menjadi lagu wajib, aliran musiknya ya tetap original mereka, hip hop,” ujarnya.

BACA JUGA : Wabup Apresiasi Karya Kanakea Crew

Andhy KHB Rap, founder Kanakea Crew, mengaku sangat gembira mendengar kabar ini. Ia bahkan tak menyangka jika grup yang digawanginya bisa mendapat respon luar biasa, tak hanya dari Disbudpar, bahkan dari Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo.

“Apalagi sampai akan dibuatkan video klip dan rekaman di studio, layaknya mimpi menjadi nyata. Apalagi kita grup hip hop pertama yang mendapat respon seperti ini, sampai lagu kami akan dijadikan salah satu lagu wajib pariwisata Berau, ini akan menjadi sejarah bagi kami nantinya. Kami berharap, setelah video klip selesai, Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan para pejabat lainnya, bersedia menyaksikan penayangan perdananya,” tuturnya dengan terbata-bata mengungkapkan rasa kegembiraannya.

“Tanpa adanya bantuan pihak-pihak yang mendukung kami, tidak mungkin kami bisa sampai seperti ini. Terkhusus untuk Ibu Warti Ratnasari, yang juga telah memperkenalkan kami pertama kali dengan beraunews.com, sehingga nama Kanakea Crew mulai dikenal secara luas. Dan jika bisa, kami juga ingin bertemu langsung dengan beliau,” katanya.(bnc)