Dongkrak Industri Wisata, PHRI Serbu Disbudpar

 

TANJUNG REDEB – Potensi pariwisata di Kabupaten Berau cukup besar untuk dikembangkan sebagai modal mendukung pendapatan daerah. Dalam memaksimalkan potensi yang besar ini, Pemkab Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berinisiatif untuk meningkatkan kerjasama lebih intens lagi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Berau.

Langkah ini pun sudah mulai dijalankan, dengan menggelar pertemuan bersama pengurus PHRI Berau, Sabtu (21/01/2017). Pada tahap awal, isu yang dibicarakan masih seputar penguatan struktur di kepengurusan PHRI Berau serta program-program yang akan dijalankan di tahun 2017 ini.

Disampaikan Kepala Disbudpar Berau Mappasikra Mappaseleng, pertemuan awal ini merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk lebih mendekatkan diri dengan seluruh pengurus PHRI Berau. Apalagi, posisi sebagai Kepala Disbudpar baru saja dijabatnya. Tentu pengenalan ini harus dilakukan secepatnya, untuk bersama-sama menjalankan program pengembangan dunia wisata di Bumi Batiwakkal.

“Ini pertemuan biasa saja, tapi akan kita lanjutkan ke depannya, tidak berhenti sampai di sini saja. Awal ini kita bicarakan dulu mengenai inventarisir keanggotaan PHRI serta membahas kembali program di tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan industri pariwisata ini tak bisa lepas dari peran serta PHRI. Sebagai organisasi yang berhubungan langsung dalam perkembangan dunia pariwisata, keberadaan PHRI merupakan sesuatu yang vital dalam mendukung program dunia pariwisata di daerah. Sejauh ini, disampaikannya, peran serta PHRI sudah sangat baik, namun masih perlu ada satu visi dengan pemerintah, sehingga bersama-sama menjalankan program yang tepat sasaran.

“Kita ingin mempertajam keberadaan PHRI ini. Karena peran sertanya yang sangat diperlukan mendukung pembangunan daerah,” tegas Mappasikra.

Pertemuan awal ini akan ditindaklanjuti nantinya. Untuk selanjutnya, Disbudpar akan mengagendakan pertemuan antara PHRI dengan kepala daerah, serta SKPD terkait lainnya.

“Jadi nantinya kita samakan antara program pemerintah dengan PHRI. Walaupun masing-masing memiliki program, tapi kalau jalannya bersama-sama tentu akan lebih kelihatan hasilnya,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia