Disdukcapil Minta Camat dan Kepala Kampung ke Lapangan

 

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, Fredy Suryadie meminta pihak kampung maupun kecamatan untuk lebih aktif turun ke lapangan, dalam melakukan pendataan penduduknya.

Penekanan yang disampaikannya ini menyusul banyaknya kasus warga yang yang hendak melakukan pemeriksan kesehatan di RSUD dr. Abdul Rivai, mengalami hambatan administrasi lantaran tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Jangan pas sudah sampai rumah sakit baru sibuk telepon kampung atau camat untuk buatkan KTP. Peristiwa seperti ini paling sering terjadi dan terus berulang," ujarnya saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (19/01/2017).

BACA JUGA : Sulit Dapat KTP, Warga Segah Meninggal

Menyikapi hal tersebut, camat maupun kepala kampung diimbau untuk mendorong warganya agar segera melakukan perekaman KTP elektronik. Tak dipungkiri, sejumlah masyarakat yang berada di wilayah pedalaman, justru enggan mengurus akibat minimnya sosialisasi, sehingga dorongan pemerintah setempat sangat diperlukan, padahal, dikatakan Fredy, saat ini proses perekaman sudah sangat mudah dan cepat.

"Program perekaman kan metodenya bisa online, bisa offline, dan program kita ini kalau tidak ada dukungan pemerintah kampung dan kecamatan tidak akan jalan, apalagi kita juga menyediakan pelayanan jemput bola. Kirim surat ke kita untuk melakukan perekaman di kecamatan, pasti kami layani. Yang penting syarat-syaratnya lengkap," imbuhnya.

Namun, selain peran pemerintah kecamatan dan kampung, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi terhadap petugas kecamatan jika melihat ataupun menemukan warga yang belum memiliki KTP juga sangat penting.

"Warga kita ini cenderung cuek, ada warga sudah lama tidak punya KTP, tapi didiamkan saja. RT juga sudah jarang mendata warganya yang keluar dan masuk, ini yang menjadikan permasalahan warga sulit mengurus pelayanan ke rumah sakit karena tidak ada KTP. Jadi kembali saya harapkan peran serta semua pihak," ujarnya.

"Jadi mulai sekarang mari dorong setiap warga untuk melakukan perekaman KTP kalau belum punya. Apalagi sekarang semua pelayanan publik syarat dasarnya adalah KTP," tutupnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia