DOB BPS, Mulai Menggeliat Lagi

TANJUNG REDEB – Semangat pemekaran Kabupaten Berau Pesisir Selatan yang sudah lama tak tuntas-tuntas rupanya belum padam. Belakangan beberapa kalangan pemuda dan organisasi masyarakat mulai membahas soal ini. Tidak hanya sekelas pemekaran kabupaten, tetapi juga hingga kecamatan dan kampung.  

Tak jarang, isu pemekaran harus membutuhkan lobi-lobi tingkat tinggi terungkap dari obrolan warung kopi. Namun dari sinilah justru semangat kecil-kecil untuk meneruskan proses pemekaran itu bersatu dan berkobar.

Lalu sejauh mana posisi proses pemekaran Berau Pesisir Selatan? Wakil Ketua I DPRD Berau, H Sa’ga, sempat mengungkakan, Berau masuk dalam daftar tunggu kabupaten yang akan dimekarkan. Akan tetapi harus mengulang lagi prosedur administrasi pengajuan pemekaran.

Mundur, menurutnya meskipun di satu sisi Berau unggul karena masuk dalam daftar tunggu, namun dari aspek administrasi dinilai sama dengan daerah lain. Apalagi, sebelumnya, Berau sudah sampai pembahasan di DPR RI.

“Proses pemekaran di Berau yang sudah lama kita upayakan kembali terbentur perubahan Undang-Undang 32/2004 ke Undang-Undang 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kita sementara ini dimasukan dalam daftar daerah persiapan pemekaran,” ungkapnya.

Saat ini pemerintah pusat sudah memasukan draf pengajuan daerah-daerah yang akan dimekarakan di seluruh Indonesia. Draf ini disebutkan Sa’ga sudah ada di DPR RI.

“Karena kita sudah masuk persiapan, artinya begitu ada kebijakan membuka kran pemekaran otomatis kita berada pada daftar teratas yang bisa segera dimekarkan, konsepnya masih sama seperti sebelumnya,’ jelasnya lagi.

Yang perlu diperhatikan ujar Sa’ga, saat itu adalah persiapan harus tetap dilakukan jika ingin mempercepat proses tersebut, termasuk tidak kalah penting adalah membereskan masalah tapal batas, yang merupakan syarat mutlak pemekaran.(sai)