Ribuan Penduduk Tanjung Redeb Belum Rekam Data E-KTP

 

TANJUNG REDEB – Sekitar 8 ribu jiwa penduduk Kecamatan Tanjung Redeb, yang wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga saat ini belum melakukan perekaman E-KTP. Jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak dari seluruh kecamatan yang ada. Hal itu diungkapkan Camat Tanjung Redeb, Yudha Budi Santosa, Selasa (10/01/2017).

"Dari 13 kecamatan, jumlah penduduk Tanjung Redeb memang yang terbesar. Maka dari itu, jumlah yang belum melakukan perekaman E-KTP juga yang terbesar," ujarnya saat ditemui beraunews.com.

Untuk mendorong masyarakat melakukan perekaman E-KTP, dalam waktu dekat ia berencana untuk turun langsung ke setiap kelurahan, untuk kemudian mengimbau dan mengingatkan warganya untuk segera melakukan perekaman.

"Karena perekaman E-KTP ini sangat penting dan masa pelaksanaannya sisa beberapa bulan lagi, saya harap seluruh RT nantinya memberikan imbauan kepada seluruh warganya untuk sesegera mungkin melakukan perekaman data kependudukan ini,” katanya.

Adapun kendala yang dihadapi pihaknya saat ini terkait perekaman E-KTP ialah, keberadaan alat perekam E-KTP yang rusak sejak 2 tahun lalu. Padahal, jika alat tersebut dapat digunakan, perekaman E-KTP oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dapat terbantukan melalui kantor kecamatan.

"Saat ini perekaman hanya bisa dilakukan di Disdukcapil, karena alat perekam di kantor kecamatan kita ini sudah lama rusak. Padahal kalau ada, bisa lebih cepat dan tidak bertumpuk di Disdukcapil," ungkapnya.

Ia pun berharap seluruh masyarakat, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Tanjung Redeb, bisa segera melakukan perekaman E-KTP sebelum waktu pelaksanaannya berakhir.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia