Berau Akan Menyesuaikan Sistem Pemerintah Berbasis IT

 

TANJUNG REDEB – Instruksi yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Asman Abnur, agar seluruh pemerintahan daerah baik Kabupaten hingga Provinsi, harus menerapkan sistem berbasis elektronik, disambut baik oleh Bupati Berau, Muharram.

Dikatakannya, Pemkab Berau akan mencoba melakukan hal yang sama untuk membenahi sistem yang ada dengan menggunakan sistem guna mendukung pemerintah dalam percepatan implementasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

"Insya Allah kita akan menyesuaian sebagaimana yang diharapkan MENPAN-RB untuk mengubah sistem yang ada di pemerintahan kita beralih ke sistem elektronik," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (09/01/2017).

BACA JUGA : MenPANRB : 2017, Seluruh Pemda Harus Mengacu Pada Sistem IT

Menurutnya, instruksi yang disampaikan MENPAN-RB tersebut merupakan bentuk kemajuan yang harus dimiliki masing-masing pemerintah daerah agar dapat lebih mudah dalam melakukan segala pekerjaan.

"Ya memang saat ini sudah zamannya ke arah-arah yang seperti itu. Segala sesuatunya bisa berbasis elektronik, dan itu memang akan lebih mudah menggunakannya," ujarnya.

Namun meski begitu, ia akan terus mencoba mempelajari bagaimana proses sistem pemerintahan tersebut dapat dialihkan menggunakan sistem elektronik. Sebab menurutnya, segala sesuatu harus terlebih dulu dipertimbangkan dari segala sisinya.

"Yang pasti nanti bagaimana akan kita sesuaikan dengan aturan yang ada. Dan tentunya kita akan terus mengikuti perkembangan yang ada agar tidak tertinggal dari daerah lain," ucapnya.

Saat ini, dikatakan Asman Abnur, seluruh daerah sudah harus terus berinovasi dan memperbaiki seluruh aturan yang sekiranya dapat membentur rencana penerapan sistem elektronik tersebut.

Penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik tersebut juga dikatakannya akan membantu pemerintah dalam menciptakan sistem pemerintah yang transparan dan akuntabel.

Setidaknya, saat ini sudah ada beberapa pemerintah daerah yang menerapkan hal tersebut, termasuk salah satunya Kabupaten Bojonegoro yang telah memiliki lebih dari 60 aplikasi berbasis elektronik yang mendukung berjalannya sistem pemerintahan Kota Bojonegoro.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia