Jalur Berau-Bulungan KM 20 Ambles, Bukan Kewenangan Daerah

 

TANJUNG REDEB – Terkait kerusakan badan Jalan Poros Berau-Bulungan Km 20, Kecamatan Gunung Tabur, Pemkab Berau tidak bisa melakukan tindakan lantaran merupakan jalan nasional penghubung antar provinsi.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan, meski tidak bisa melakukan tindakan, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selaku yang memiliki kewenangan, agar segera ada tindakan dilokasi tersebut.

"Kita tidak bisa juga melakukan apa-apa. Tapi nanti kami akan coba koordinasi dulu dengan Satkernya disini," ungkapnya saat dikonfirmasi beraunews.com, Minggu (01/01/2016) sore.

BACA JUGA : Jalur KM 20 Berau-Bulungan Kembali Rusak, Antrean Kendaraan Capai 2 KM

Dikatakannya, beberapa waktu lalu memang pihaknya pernah melakukan survei terkait jalan yang putus di jalur perbatasan Berau-Bulungan. Namun pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Satker Kementerian PU.

"Waktu itu juga saya pernah cek ke lokasi dan kami laporkan. Jadi kalau masalah ini pun akan kami laporkan dulu," bebernya.

BACA JUGA : Jalan Berau-Bulungan Putus, Wabup Gerak Cepat Pasang Jembatan Sementara

Selain itu, pihaknya juga tidak bisa meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau ataupun unit alat berat untuk berada dilokasi, karena hal tersebut ditegaskannya, bukan kewenangan daerah.

"Tidak bisa juga karena itu bukan kewenangan daerah. Kami akan laporkan jika memang Satkernya belum tahu, tapi kalau sudah tahu ya percuma juga," pungkasnya.(Dedy Warseto)