Bupati : Selain Karir, Wanita Juga Harus Sukses Rumah Tangga

 

TANJUNG REDEB – Peran serta seorang Ibu pada tumbuh kembang pada setiap anak maupun keluarganya tentu sangat penting. Untuk itu, Pemkab Berau menggelar peringatan Hari Ibu ke-88 di Balai Mufakat, Kamis (22/12/2016). Terlihat hadir Bupati Berau, Muharram dan wakilnya, Agus Tantomo dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) serta undangan lainnya.

Peringatan yang dirangkai dengan gelaran pameran produk hasil kerajinan organisasi wanita Kabupaten Berau, serta sajian berbagai menu dari lomba puding ini juga dihadiri Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP & PA), Pribudiarta Nur Sitepu.

Dalam sambutannya, Bupati Berau, Muharram mengungkapkan, periode ini merupakan kesempatan perempuan untuk berkarir lebih dalam di berbagai bidang sangat terbuka luas. Untuk itu, saat ini sebagai wanita apakah mampu memanfaatkan peluang yang ada tersebut tanpa melupakan kodrat sebagai seorang wanita maupun ibu rumah tangga.

Kasih sayang seorang ibu, lanjut Muharram, tentu sangat dibutuhkan oleh seorang anak. Meskipun, memilih menjadi wanita karir, tetap juga harus memberikan perhatian serius kepada anak dan rumah tangganya. Sehingga, letak kehebatan seorang perempuan atau ibu ketika kedua hal itu dapat dilaksanakan dengan baik dan seiring.

“Ada beban besar kita untuk membesarkan dan mendidik anak kita untuk menjadi anak yang sukses dimasa depan, anak-anak adalah pondasi masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Untuk para perempuan yang kini telah sukses dalam berbagai karir, tegas Muharram, tentu juga harus sukses dalam membina rumah tangga dan membimbing anak-anaknya hingga dewasa. Mengingat, jika anak-anak yang dimiliki telah masuk dalam masalah pergaulan bebas, pastinya membutuhkan waktu yang cukup panjang dengan biaya yang lumayan banyak untuk merehabilitasinya agar kembali seperti semula.

“Wanita super adalah manusia yang sukses dalam karirnya, tapi sukses juga menjadi seorang ibu rumah tangga dan istri dari suami,” tegasnya.

Perempuan yang hebat ialah perempuan yang mampu berdiri dan menyelesaikan masalahnya. Selain itu, perempuan yang juga terus berdoa dan percaya kepada Allah SWT sebagai sumber kekuatan. Perempuan memang hebat dalam melukis kekuatan melalui proses kehidupan, bersabar saat tertekan, tersenyum saat hati menangis, diam saat terhina, maupun mempesona karena memaafkan.

“Selamat hari ibu buat semua ibu-ibu hebat,” ucap Muharram.

 

Sementara itu, Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Pribudiarta Nur Sitepu yang mewakili Menteri PP & PA menjelaskan, Kemen PP & PA memiliki beberapa program utama yang berkaitan langsung perempuan dan anak, yakni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, kemudian akhiri trafficking dan akhiri kesenjangan ekonomi.

“Dari tiga program utama ini, diharapkan perempuan dapat mengambil banyak peran dalam berbagai bidang pembangunan dan perempuan dan anak terlindungi dari kekerasan maupun diskriminasi,” jelasnya.

Ketahanan keluarga, lanjut Pribudiarta, merupakan isu utama dalam program Kemen PP & PA untuk memecahkan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Sebab, keluarga ini yang perlu memiliki ketahanan, sehingga ketika seluruh keluarga memiliki ketahanan, maka bangsa ini akan memiliki ketahanan yang besar.

“Kami mengajak kita semua memahami perempuan dan anak, agar mereka mendapati hak-haknya, bebas dari segala bentuk kekerasan dan bersama kaum laki-laki dapat melaksanakan darma baktinya untuk keluarga dan bangsa ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Bupati juga menyerahkan beberapa penghargaan kepada mereka yang peduli terhadap perempuan. Diantaranya, perusahaan swasta dengan pengelola tenaga kerja wanita terbaik dan untuk pemerintah kampung dan kecamatan yang memiliki program pemberdayaan perempuan yang cukup baik melalui penilai lomba Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) maupun penilaian kecamatan dalam melaksanakan program Gerakan Sayang Ibu (GSI).(Andi Sawega)