Kadisdik Berau Tanggapi Masalah Kasus Ijazah Palsu

 

TANJUNG REDEB – Ditetapkannya salah satu oknum mantan pengawal Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Yuliansyah, sebagai tersangka, Kepala Disdik Berau, Susila Harjaka mengakui memang oknum tersebut merupakan mantan pengawainya. Namun, dikatakan Harjaka, jika oknum tersebut hanya staf luar sekolah atau tugas yang bersangkutan saat masih aktif, tidak membidangi soal ijazah maupun paket.

"Memang dia dulu di Disdik ini, tapi bukan dibagikan pengurusan ijazah atau paket. Dia itu staf di luar sekolah," ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Senin (19/12/2016).

BACA JUGAKasus Ijazah Palsu, Polisi Juga Tetapkan Mantan Pegawai Disdik Sebagai Tersangka

Dikatakannya, sebelum kasus ini mencuat di media, oknum tersebut sudah pindah tugas yang menurut informasi yang didapatnya, yang bersangkutan pindah atau mutasi ke Pulau Maratua. Pemindahan sendiri, memang merupakan permintaan yang bersangkutan.

"Dulu dia minta sendiri dipindahkan, tidak ada urusannya dengan masalah kasus ini. Dia pindah itu sebelum kasus ini muncul," terangnya.

BACA JUGA : Kepala Kampung Suka Murya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Guna mengantisipasi adanya pemalsuan produk Dinas Pendidikan, Harjaka juga sudah menyampaikan kepada para stafnya dan memperketat pengawasan serta masalah persyaratan dalam kepengurusan Ijazah.

BACA JUGA : Soal Ijazah Palsu, Plt Camat Bakal Kumpulkan Panitia Pilkakam Suka Murya

"Sekarang kalau seperti paket itu kan sistem online, jadi kita perketat pengawasannya agar tidak lagi ada yang seperti ini," pungkasnya.(Dedy Warseto)