Hampir Semua Instansi Berpotensi Pungli, Satgas Saber Pungli Berau Dilantik

 

TANJUNG REDEB – Jajaran Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Berau, resmi dilantik oleh Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, Senin (19/12/2016), di Balai Mufakat.

Dengan dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah, Kepala SKPD dan serta tamu undangan, pelantikan Satgas Saber Pungli yang merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 87/2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, berjalan dengan lancar.

Dalam sambutannya, Agus Tantomo, mengatakan dengan dilantiknya kepengurusan Satgas Saber Pungli, menunjukkan bukti keseriusan Pemkab dalam reformasi hukum dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum.

Saber Pungli juga dikatakannya, merupakan kewajiban yang harus dijalankan dalam rangka menciptakan sistem pemerintahan yang bersih dan terpercaya. Untuk itu, baik Satgas Saber Pungli maupun masyarakat diminta untuk saling bahu membahu dalam memberantas pungli yang marak terjadi dibeberapa instansi pelayanan masyarakat.

"Saber Pungli bukan hanya mengejar dan menyapu yang ada di luar, tapi juga ke dalam lembaga itu sendiri. Misalkan unsur Polres, Dandim, Kejari dan lain-lain, yang terlibat dalam satgas ini, juga harus berani menyapu bersih segala tindakan pungli yang merugikan masyarakat," katanya.

Tidak hanya bertujuan memberantas pungli, satgas saber pungli juga diharapkan dapat menjadi lembaga independensi yang dapat mempercepat pelayanan kepada publik tanpa harus memberikan pungli kepada oknum-oknum tertentu. Sebab dikatakannya, pelayanan publik yang lambat juga merupakan pungli. Sehingga meski tanpa memberikan imbalan di luar ketentuan, proses pelayanan masyarakat harus berjalan cepat dan maksimal.

"Saber pungli ini jelas pesan utamanya agar kalau kita mau menyapu, jangan setengah-setengah. Sapu yang bersih hingga ke dalam-dalamnya. Dan sebuah tantangan untuk satgas saber pungli bagaimana pelayanan kepada masyarakat itu dapat berjalan cepat tanpa harus memberikan pungutan-pungutan tidak jelas," ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Satgas Saber Pungli, Wakapolres Berau, Kompol Indra Kurniawan, meminta dukungan kepada seluruh pihak terutama masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam memberantas pungli.

Usai pelantikan, dirinya akan melakukan rapat kerja bersama dengan jajaran Satgas Saber Pungli, untuk kemudian memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait call center, kotak saran maupun tujuan dari saber pungli itu sendiri.

"Nanti kita akan sosialisasikan dulu ke masyarakat apa tugas-tugas dari satgas saber pungli. Kemudian kita akan menyiapakan nomor call center yang dapat dihubungi masyarakat untuk melaporkan jika ada pungli yang dilakukan baik di instansi pelayanan masyarakat dan lain-lain yang terindikasi melanggar peraturan," ujarnya.

Setelah menerima laporan, satgas saber pungli akan melakukan investigasi dan pemeriksaan kepada terduga pungli.

"Kita akan lihat apakah yang dilakukannya merupakan pelanggaran administratif atau penyalagunaan kewenangan, jika terbukti akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku," tambahnya.

Selain partisipasi dari masyarakat, satgas saber pungli juga memiliki sub bagian intelijen yang berfungsi untuk melakukan pencarian informasi langsung ke masyarakat. Saat ini pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada instansi maupun lembaga khususnya yang melayani kepentingan masyarakat untuk melakukan pembenahan terhadap masing-masing internal agar tidak terjadi pungli maupun hal serupa lainnya.

"Hampir semua instansi punya potensi untuk melakukan pungli, maka kami juga telah memberikan sosialisasi terkait hal ini. Jangan sampai diproses secara administratif apalagi sampai kena pidana," tandasnya.(Marta)