Gandeng KNPI, Wakil Ketua MPR RI Kembali Gelar Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Berau

 

TANJUNG REDEB – Setelah menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di DPRD Berau, Jumat (9/12/2016) siang, MPR RI bekerja sama dengan DPD KNPI Berau kembali menggelar kegiatan serupa di Hotel Cantika Swara pada malam harinya. 

Ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, tokoh pemuda, komunitas, hingga tokoh masyarakat menghadiri kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 19.00 hingga 23.00 Wita tersebut.

Kegiatan tersebut juga dibuka langsung oleh Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin, dan menghadirkan pembicara dari DPD Kaltim, M. Idris S, yang memaparkan sejumlah materi terkait Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, Ketetapan MPR bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan konsensus yang harus dijunjung tinggi, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, kekayaan bangsa, serta modal dan semangat pemersatu bangsa.

"Mengapa Empat Pilar ini sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi kita? Saat ini memang kita hidup di zaman reformasi, yang bebas mengemukakan pendapat dan pemikirannya. Namun, bukan berarti kebebasan tersebut tanpa ada batasan-batasan yang harus dijaga. Kita harus tetap mengedepankan nilai-nilai agama, nilai-nilai Pancasila, dan segala nilai yang telah tertuang dalam ideologi serta konstitusi negara. Maka sangat penting jika empat pilar ini terus kita hidupkan, terus kita gaungkan kepada generasi muda bangsa, " ujar Mahyudin, sesaat sebelum resmi membuka kegiatan tersebut.

BACA JUGA : Wakil Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Berau

Selain itu, tidak hanya sekadar memahami, namun generasi muda khususnya harus dapat mengimplementasikan empat pilar tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu dikatakannya, akan sangat sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur, dan negara berdaulat serta berbudi luhur dan bermartabat.

"Seperti yang tertuang dalam alinea ke IV UUD 1945, bahwa salah satu tujuan negara kita ialah mencerdaskan kehidupan bangsa, maka mensosialisasikan empat pilar ini menjadi sangat begitu penting. Kami sangat mengharapkan setelah kegiatan ini selesai bukan hanya sekadar mengingat saja, namun juga dapat menerapkannya dalam kehidupan bernegara. Kami juga berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta generasi muda yang berakhlah mulia, memiliki daya saing, dan berbudi luhur," ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Berau, Sakirman, sangat mengapresiasi kegiatan yang merupakan bagian dari kunjungan MPR RI ke Kabupaten Berau tersebut. Sebagai organisasi kepemudaan, bagi KNPI kegiatan sosialisasi itu untuk menyegarkan kembali ingatan para pemuda terhadap empat pilar dan merupakan bentuk kecintaan rakyat Indonesia terhadap Bangsa Indonesia.

Dengan menjaga, memahami, mempelajari, dan terus menghidupkan nilai Pancasila serta melandaskan kehidupan berbangsa dan bernegara pada UUD 1945, akan tercipta generasi muda bangsa yang tangguh dalam menghadapi segala situasi dan kondisi yang terjadi di negara.

Pada kesempatan tanya jawab, antusias ratusan pemuda pemudi dalam memberikan jawaban dari pertanyaan seputar negara Indonesia yang dilontarkan Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin, membuktikan bahwa pemuda Berau masih sangat banyak yang memiliki pengetahuan tinggi terkait NKRI.

"Tujuan kita mengajak adik-adik serta semua pemuda Berau pada kegiatan ini hanya satu, yakni mengingatkan dan menyegarkan kembali ingatan kita semua terhadap pilar-pilar yang dapat mengokohkan bangsa ini. Dengan begitu, kita semua tidak akan melenceng dari ideologi, dasar, dan konstitusi negara kita, dan juga akan tercipta bangsa dan negara yang luar biasa dalam persatuannya," tandasnya.(Marta)