DPRD dan Pemkab Berau Tetapkan KUA-PPAS 2017

 

TANJUNG REDEB – Setelah melalui proses pembahasan, Kebijakan Umum Anggaran dan Penetapan Pelafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2017 ditetapkan. Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) penetapan KUA-PPAS ditandatangani Bupati Berau, Muharram bersama Ketua DPRD, Syarifatul Sya’diah dan unsur pimpinan dalam rapat pleno di ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Berau, Kamis (24/11/2016).

Selain dihadiri anggota DPRD Berau, penetapan KUA-PPAS juga dihadiri para pimpinan SKPD terkait dalam tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

Mengawali rapat pleno, Ketua DPRD, Syarifatul Sya’diah menyampaikan, sejak diterima dari TAPD, pembahasan KUA PPAS sudah dilakukan dengan jajaran Pemkab Berau melalui SKPD dan masing-masing komisi di DPRD yang membidangi. Dengan penetapan ini, diharapkan Syarifatul dapat ditindaklanjuti dengan penyampaikan RAPBD tahun 2017.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya mengapresiasi dan berterima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Berau yang memberikan dukungan dan kerja sama yang baik dalam rangka melaksanakan berbagai program dan pembangunan. Sehingga dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dalam siklus perencanaan, sehingga dapat ditetapkan untuk menjadi landasan penyusunan rancangan APBD Tahun 2017.

“Saya bersyukur bahwa pembahasan rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2017 ini dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ungkap Muharram.

Beberapa arah kebijakan pembangunan, lanjut Muharram, menjadi prioritas Kabupaten Berau pada tahun 2017 mendatang. Khusus KUA PPAS Tahun Anggaran 2017 yang telah ditetapkan bersama merupakan gambaran dari kerja Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Dimana, akan tergambar apakah yang telah dirancang dan menjadi kesepahaman bersama, mampu memberikan kebaikan dalam kepentingan publik. Disaat yang sama terjadi penurunan anggaran yang drastis. Tolak ukur dan dasar penilaian masyarakat dari KUA PPAS ini yang akan memberikan pengaruh jangka panjang, yakni empat sampai lima tahun ke depan setelah semua program diimplementasikan.

“Dalam penyusunan KUA PPAS Tahun 2017, pemkab Berau berusaha semaksimal mungkin untuk menyusun program dan kegiatan yang sifatnya prioritas sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang ada,” ucapnya.

Atas penetapan KUA PPAS ini, tambah Muharram, juga disertai dengan penetapan beberapa program multiyears, yang diharapkan menjadi semangat bagi jajaran Pemkab maupun DPRD Berau untuk dapat terlaksana pembangunan daerah dengan baik, sesuai dengan matrix yang disusun bersama dalam tiga tahun ke depan.

Semangat memacu pembangunan Kabupaten Berau merupakan manifestasi dari kesungguhan dalam pembangunan, sehingga akan memacu semangat untuk terus mencari dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan guna peningkatan kebutuhan masyarakat. Dengan dilaksanakannya penetapan KUA PPAS Tahun Anggaran 2017 ini, diminta Muharram, TAPD juga harus segera menuntaskan rancangan APBD 2017 untuk selanjutnya disampaikan dan dibahas serta ditetapkan bersama DPRD sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Harapan kita, dalam waktu tidak terlalu lama kita bisa menyerahkan draf RAPBD, tanggal 28 November penyerahannya dan tanggal 30 kita pengesahan,” pungkasnya.

Dalam pembahasan KUA PPAS 2017 terjadi perubahan pendapatan, yang didasarkan perhitungan dari informasi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Dari penyampaian KUA PPAS 2017 pendapatan ditetapkan sebesar Rp1,503 triliun.

Selanjutnya, adanya pendapatan yang telah diatur peruntukannya baik dari pemerintah pusat maupun provinsi sebesar Rp235,603 miliar. Dari penggabungan terjadi kenaikan pendapatan sebesar Rp156,120 miliar. Dari semula Rp1,583 triliun menjadi Rp1,739 triliun.(Andi Sawega)