Pemadaman Bergilir Tak Kunjung Usai, Ketua DPRD : PLN Jangan Janji-Janji Melulu

 

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat terkait dengan pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN sejak sepekan lalu, langsung mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah.

Menurutnya, keluhan serta keresahan yang terjadi di masyarakat saat ini merupakan hal yang sangat wajar terjadi. Sebab, sebagai perusahaan yang memiliki kewajiban memenuhi hak masyarakat mendapatkan jasa listrik dengan baik dan memuaskan, saat ini PLN dinilainya sudah tak mampu.

“Kalau situasi pemadaman seperti ini, wajar dan manusiawi jika konsumen menjadi resah. Disini ada hak konsumen untuk mendapatkan pelayanan yang baik,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (12/11/2016).

BACA JUGA : Pemadaman Kian Masif, IPB Minta PLN Sediakan Mesin Cadangan Saat Perawatan

Meski begitu, Sari (sapaan akrab Ketua DPRD) meminta agar masyarakat sebagai konsumen harus bisa memahami kondisi yang sedang dialami PLN saat ini. Dengan segala keterbatasan daya dan adanya pemeliharaan mesin yang saat ini sedang dilakukan, maka yang terpenting menurutnya mencari solusi, seperti menyewa mesin cadangan.

Berdasarkan hearing yang dilakukan DPRD Berau ke PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara di Balikpapan, Rabu (27/7/2016) lalu, diketahui PLN akan mengadakan beberapa unit mesin atau genset baru sebagai cadangan mesin yang ada saat ini.

BACA JUGA : Sering Byar Pet, DPRD Datangi PLN Wilayah

Sementara dari hasil sidak yang dilakukan Komisi I dan Komisi II DPRD Berau beberapa waktu lalu, dikatakannya kondisi fisik mesin di PLTU Teluk Bayur saat ini masih jauh dari kata siap, masih banyak permasalahan teknis yang harus segera diselesaikan, sehingga diharapkan PLN memiliki target kepastian untuk percepatan penyelesaian hingga 100 persen.

“Dari hearing di Balikpapan lalu, PLN berjanji untuk mengadakan mesin sebagai mesin untuk back up di tahun depan. Semoga janji-janji ini dipenuhi tepat waktu dan pembangunan PLTU Teluk Bayur bisa segera rampung, sehingga masyarakat tidak lagi tersiksa karena pemadaman bergilir,” ujarnya.

BACA JUGA : Atasi Krisis Listrik, PLN Buat Komitmen Bersama Lamuba

Ia juga menekankan kepada PLN agar benar-benar mencari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan krisis listrik saat ini dan tidak hanya sekadar menjanjikan kepada masyarakat.

“Masyarakat dijanji melulu. Janjinya selesai tahun lalu, tahun ini, tahun depan. Ya, kalau pas pemadaman bergilir seperti ini sangat wajar kalau masyarakat menagih. Saya sangat prihatin dengan kondisi seperti ini. Yang bisa kita lakukan saat ini hanya member dorongan kepada PLN untuk mencari solusi terbaik dan tercepat,” tandasnya.(Marta)