Amankan Jabatan, Ada Yang Lobi Bupati Lewat Timses

 

TANJUNG REDEB – Kepanikan mulai membayangi para pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. JPT Pratama yang dimaksud setara Kepala Dinas (Kadis)/Badan (Kaban). Pasalnya, pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa saja membuat posisi mereka goyang, dan membuat pejabat eselon II menunjukkan kinerja terbaik mereka saat ini.

Bupati Berau, Muharram mengatakan, guna mempertahankan jabatan sebagai kepala Dinas, ada berapa pejabat yang mencoba melobi melalui Tim Susksesnya, agar jabatan tersebut tetap bisa dimilikinya.

“Ada yang mengumpulkan tanda tangan tokoh, bahkan kirim sinyal ke Timses saya,” ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (4/11/2016).

BACA JUGAPerda OPD Disahkan, Fraksi Sampaikan Catatan dan Kritik

Diakui Muharram, dengan pembentukan OPD yang telah diatur ini, ia menjadi dilema karena untuk menyusun kabinet kerja atau tim kerjanya ini, Berau kelebihan pejabat eselon II. Saat ini, Kabupaten Berau memiliki 44 pejabat eselon II, namun akan menjadi 40 orang saja.

“Cukup dilema dengan peraturan baru, tapi itu harus tetap dilakukan,” tambahnya.

Dikatakannya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2016 tentang Perangkat Daerah telah mengatur jika penyusunan OPD baru ditentukan untuk melakukan efesiensi guna menjadikan struktur kaya fungsi.

“Kita enggak bisa menurunkan jabatan. Jadi untuk merealisasikan itu semua, hanya ada dua cara, yaitu di Non Job-kan dan menjadi pejabat fungsional,” terangnya.

BACA JUGA :Bupati Tak Bisa Mutasi Sekda dan Kadis Sebelum 2 Tahun

Selain itu, dalam waktu dekat ini rencananya akan ada mutasi jabatan yang akan dilakukan di lingkungan Pemkab Berau. Dengan rencana ini diharap para pejabat eselon II tidak perlu khawatir.

“Tidak bisa juga kita lakukan pengkaderan, pegawai eselon III yang memiliki kinerja baik untuk menjadi eselon II. Jadi mau tidak mau akan banyak pegawai eselon II yang akan di Non Jobkan,” pungkasnya.(Dedy Warseto)